Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AMERIKA Serikat (AS), Selasa (15/12), mengutuk keras penculikan lebih dari 300 anak sekolah dari sekolah mereka di barat laut Nigeria.
Washington sedang menyelidiki klaim Boko Haram yang mengaku bertanggung jawab atas penculikan lebih dari 300 anak sekolah itu, kata seorang juru bicara Departemen Luar Negeri.
Seorang pria yang mengidentifikasi dirinya sebagai pemimpin Boko Haram Nigeria, Selasa (15/12), mengatakan bahwa kelompok militan itu berada di balik penculikan lebih dari 300 anak sekolah, ketika orangtua yang cemas memohon kepada pemerintah untuk menjamin pembebasan mereka.
Murid yang melarikan diri dari penculikan pada Jumat (11/12), dengan melompati pagar sekolah menengah Ilmu Pemerintah di negara bagian Katsina di barat laut Nigeria dan melarikan diri melalui hutan, mengatakan para penyerang dipersenjatai dengan senapan serbu Ak-47 dan mengumpulkan korban sebelum memboyong mereka.
Boko Haram, yang namanya berarti 'Pendidikan Barat dilarang' dalam bahasa lokal Hausa, telah melancarkan pemberontakan di timur laut Nigeria sejak 2009 tetapi sebelumnya tidak mengklaim serangan di barat laut.
Klaim dalam rekaman audio tersebut, jika benar, dapat menandai pengaruh yang semakin luas dari kelompok-kelompok yang beroperasi di timur laut Nigeria, kata para analis politik.
Baca juga: Korsel Melarang Propaganda ke Korut
Hal itu juga menandakan bahwa para kelompok Boko Haram telah membentuk aliansi dengan kelompok-kelompok militan yang beroperasi di Sahel, yang selanjutnya dapat mengguncang kestabilan di utara negara berpenduduk paling padat di Afrika yang memainkan peran penting dalam stabilitas regional.
Otoritas Negara Bagian Katsina mengatakan sekitar 320 anak laki-laki hilang dan pemerintah Nigeria mengaku telah berbicara dengan para penculik, yang meminta tebusan dari setidaknya satu orangtua.
"Kami memohon kepada pemerintah untuk berusaha semaksimal mungkin membebaskan mereka," kata Hajiya Ummi, yang putranya yang berusia 15 tahun, Mujtaba, termasuk di antara mereka yang hilang, melalui telepon dari rumahnya di Kota Bakori di Katsina.
"Teman-temannya memberitahuku bahwa dia sedang sakit di tempat tidur ketika para bandit menyerang. Dia hampir tidak bisa bergerak tetapi mereka menyeretnya keluar bersama murid-murid yang diculik," katanya. (Ant/OL-1)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Setidaknya 10 negara dalam operasi yang berkisar dari serangan pesawat tak berawak hingga invasi, seringkali beberapa kali dalam satu tahun.
Penyanyi berbakat Ifunanya Nwangene meninggal dunia akibat gigitan ular di rumahnya.
Adeniyi Mobolaji Kayode, sopir Anthony Joshua, menghadapi empat dakwaan setelah kecelakaan maut di Nigeria yang menewaskan dua pelatih sang petinju.
Petinju kelas berat Anthony Joshua terluka dalam kecelakaan mobil tragis di Nigeria yang menewaskan dua orang.
Dalam lanjutan Piala Afrika (AFCON) di Maroko, Sabtu (27/12). Nigeria sukses memastikan diri melenggang ke babak 16 besar, sementara juara bertahan Senegal harus puas berbagi poin
Tim nasional Nigeria memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Afrika 2025 setelah kembali meraih kemenangan di Grup C.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved