Otoritas Palestina Mengaku Pulihkan Koordinasi dengan Israel

Basuki Eka Purnama
18/11/2020 07:27
Otoritas Palestina Mengaku Pulihkan Koordinasi dengan Israel
Gambar udara permukiman Israel di wilayah Tepi Barat.(AFP/MENAHEM KAHANA)

OTORITAS Palestina, Selasa (17/11), mengatakan akan memulihkan koordinasi dengan Israel, menghentikan pembekuan selama enam bulan.

Sebelumnya, Mei lalu, Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengumumkan penghentian koordinasi dengan Israel, termasuk kerja sama keamanan yang didukung Amerika Serikat (AS), terkait rencana Israel menganeksasi sebagian wilayah Tepi Barat.

"Seiring adanya jaminan tertulis dan verbal yang kami terima dari Israel, kami akan membuka kembali hubungan seperti sebelum 19 Mei 2020," ujar Menteri Urusan Sipil Otoritas Palestina Hussein al-Sheikh, Selasa (17/11).

Baca juga: Lebih Banyak Warga Meninggal jika Trump Tolak Transisi

Pernyataan itu dilansir menjelang kedatangan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo ke Israel. Hubungan AS dan Palestina memburuk di masa pemerintahan Presiden Donald Trump.

Pengumuman oleh al-Sheikh itu menyusul ucapan selamat dari Abbas kepada Presiden terpilih AS Joe Biden, lebih dari sepekan lalu, atas kemenangannya dalam Pemilu AS.

Kemenangan Biden meningkatkan harapan membaiknya hubungan AS dan Palestina.

Biden mengatakan pemerintahannya berencana akan kembali menentang rencana pendirian permukiman Israel di wilayah Palestina setelah sebelumnya Trump mengkhianati kebijakan yang telah berlaku puluhan taun dan konsensus internasional untuk mengecam aksi 'Negeri Zionis' itu.

Perdana Menteri Palestina Mohammed Shtayyeh, Selasa (17/11), mengatakan, "Kami akan kembali melakukan kontak dengan Israel mengenai masalah finansial, kesehatan, dan politik."

"Keputusan ini diambil setelah kami menerima surat yang mengindikasikan bahwa Israel siap berkomitmen menandatangani kesepakatan dengan kami," lanjutnya. "Bagi kami, ini adalah sebuah langkah penting ke arah yang benar." (AFP/OL-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya