Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAHAN Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bersikeras perlu melarang Tiktok karena masalah keamanan nasional. Hal itu terungkap dalam pernyataan pemerintah AS di pengadilan menjelang tenggat pelarangan aplikasi berbagi video itu di AS pada 12 November.
Surat pembelaan itu diterima pengadilan yang tengah menimbang mengenai legalitas upaya pemerintah AS untuk melarang aplikasi asal Tiongkok itu di 'Negeri Paman Sam'. Tiktok memiliki 100 juta pengguna di AS.
"Presiden seharusnya tidak dicegah untuk mengatasi ancaman keamanan nasional karena negara lawan menyembunyikan aktivitas mereka dalam perusahaan media," ungkap pembelaan yang diterima pengadilan federal Washington, Jumat (23/10) itu.
Baca juga: Biden Sebut Trump Sudah Menyerah Lawan Covid-19
Pemerintahan Trump berharap hakim dalam kasus itu mengizinkan mereka melarang Tiktok yang dituding Trump terkait dengan pemerintah Tiongkok melalui perusahaan induknya, ByteDance.
September lalu, keputusan sela pengadilan mencegah pemerintah AS menghapus Tiktok dari aplikasi mobile.
Pemerintah Trump meminta agar Tiktok tidak bisa diunduh di AS namun masih mengizinkan penggunanya menggunakan aplikasi itu hingga 12 November, ketika seluruh penggunaan Tiktok akan diblok.
Tiktok telah berulang kali membantah tudingan mereka melakukan transfer data ke pemerintah Tiongkok.
Aplikasi itu menegaskan mereka menyimpan data pengguna mereka di AS dan Singapura.
Tiktok juga menyebut pelarangan aplikasi itu tidak perlu mengingat tengah berlangsungnya negosiasi untuk merestrukturisasi kepemilikan Tiktok demi mengatasi tudingan ancaman keamanan nasional dari Trump.
Kesepakatan pendahuluan telah tercapai antara Tiktok dengan Oracle. Oracele akan menjadi partner teknologi untuk Tiktok dan pemegang saham di perusahaan baru yang diberi nama Tiktok Global. (AFP/OL-1)
Platform digital TikTok resmi meluncurkan layanan TikTok GO by Tokopedia di Indonesia sebagai upaya menghubungkan inspirasi dari konten digital dengan pengalaman langsung di dunia nyata.
Aplikasi ini dikembangkan oleh ByteDance dan sangat populer di seluruh dunia, terutama di kalangan remaja hingga dewasa.
Setiap hari, jutaan video pendek muncul di TikTok dan dikonsumsi dalam hitungan detik oleh Generasi Z.
Menkomdigi Meutya Hafid menyatakan hingga 10 April 2026, platform TikTok telah menonaktifkan sekitar 780 ribu akun milik pengguna berusia di bawah 16 tahun di Indonesia.
TikTok resmi menonaktifkan 780.000 akun anak di bawah 16 tahun demi mematuhi PP Tunas. Menkomdigi Meutya Hafid mengapresiasi langkah ini dan memberi peringatan bagi platform lain
TikTok resmi batasi usia pengguna minimal 16 tahun di Indonesia. Akun di bawah umur akan dinonaktifkan massal sesuai PP Tunas. Simak aturan dan cara bandingnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved