Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH kalangan menyambut baik terhadap kesepakatan penguasa Gaza, Hamas, dan saingan mereka, Fatah, di Tepi Barat yang diduduki, untuk mengadakan pemilihan umum (Pemilu) Palestina pertama sejak 2006. Diharapkan Israel tidak menghalangi Pemilu tersebut.
Pejabat senior Palestina Hanan Ashrawi menyambut baik pengumuman untuk mengadakan pemilihan baru itu. Ia mengatakan itu merupakan langkah lama yang tertunda untuk merevitalisasi dan menyatukan rakyat Palestina.
"Perkembangan menjanjikan yang muncul dari pembicaraan antara Fatah dan Hamas menjadi kabar baik bagi rakyat Palestina," kata Ashrawi dalam suatu pernyataan, Kamis (24/9). "Mengakhiri keretakan yang sedang berlangsung dalam sistem politik tergolong prioritas mendesak yang sudah lama tertunda."
Ashrawi meminta faksi-faksi Palestina untuk memasukkan perempuan dan pemuda pada posisi yang lebih tinggi dalam Pemilu tersebut. Dia juga mendesak komunitas internasional untuk memastikan bahwa Israel tidak menghalangi atau menghalangi pemungutan suara.
Fatah belum mengatakan terkait Abbas akan mengikuti pemilihan ulang dalam pemilihan yang diusulkan. Pria berusia 84 tahun itu telah menjabat sejak pemilihan presiden 2005, ketika dia memenangkan 62% suara.
Menurut jajak pendapat yang jarang dilakukan oleh Pusat Kebijakan dan Penelitian Palestina yang dilakukan awal tahun ini, Haniyeh dari Hamas akan mengalahkan Abbas dalam pemilihan presiden. Pemimpin Fatah telah berulang kali menjanjikan pemilihan umum selama dekade terakhir, tetapi tetap ada sejumlah rintangan meskipun terdapat kesepakatan Hamas. (AFP/OL-14)
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved