Putin Klaim Rusia Lebih Baik Dalam Menangani Covid-19 Daripada AS

Nur Aivanni
15/6/2020 07:27
Putin Klaim Rusia Lebih Baik Dalam Menangani Covid-19 Daripada AS
Presiden Rusia Vladimir Putin(Mikhail Klimentyev / SPUTNIK / AFP)

PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa Rusia lebih berhasil dalam menangani virus korona baru atau covid-19 daripada Amerika Serikat. Hal itu disampaikannya dalam sebuah wawancara televisi pada Minggu (14/6). Dia pun membandingkan bagaimana situasi di kedua negara dalam menghadapi pandemi. Menurutnya, Rusia keluar dari dari situasi pandemi dengan kerugian minimal, sementara itu tidak terjadi di AS. Pandemi virus korona, kata Putin, telah mengekspos krisis internal yang mendalam di AS. 

"Presiden (AS) mengatakan kita perlu melakukan ini dan itu, tetapi para gubernur memberitahunya kemana harus pergi," kata Putin, seperti dikutip dari France24.

"Saya pikir masalahnya adalah kepentingan kelompok, kepentingan partai diletakkan lebih tinggi dari kepentingan seluruh masyarakat dan kepentingan rakyat," sambungnya.

Pada Minggu, Rusia mengonfirmasi ada 8.835 kasus baru karena virus korona, totalnya menjadi 528.964. Jumlah kasus covid-19 di Rusia tertinggi ketiga di dunia. Sementara, Amerika Serikat memiliki jumlah kasus paling banyak di dunia hingga 2,07 juta orang terinfeksi.

Daerah-daerah di Rusia secara bertahap mencabut pembatasan aturan lockdown. Moskow pun telah membuka kembali toko dan tempat pangkas rambut. Rusia sejauh ini melaporkan 6.948 kematian akibat covid-19. Angka tersebut lebih kecil dibandingkan total kematian di AS sebanyak 115.436. Kendati demikian, para kritikus berpendapat bahwa angka yang sangat rendah itu bisa jadi karena kurangnya pelaporan. Namun hal itu dibantah Rusia. 

baca juga: Korban Meninggal dan Kasus Baru Korona di Italia Naik

Pemerintah Rusia mulai memberikan informasi yang lebih lengkap tentang kematian. Dengan menggunakan metode baru, pada Sabtu, Rusia menerbitkan angka resmi untuk kematian virus pada April sebesar 2.712, lebih dari dua kali lipat dari angka 1.152 yang sebelumnya dilaporkan oleh gugus tugas. (OL-3)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya