Protes ingin Buka Toko Kembali, Unggah Foto tanpa Busana

Antara
09/6/2020 22:43
Protes ingin Buka Toko Kembali, Unggah Foto tanpa Busana
Ilustrasi(MI/Panca Syurkani )

Para pemilik restoran di Rusia yang terdampak Covid-19 meminta agar kembali diizinkan membuka bisnis dan memprotes karantina dengan mengunggah foto mereka tanpa busana di media sosial.

Ratusan pekerja di bar, restoran, dan kafe mengunggah foto diri mereka tanpa busana dengan piring, cangkir, wajan, botol, kursi bar, serta tempat serbet yang diletakkan pada posisi tertentu.

Pengunjuk rasa itu meminta otoritas setempat mengizinkan mereka kembali menerima pengunjung karena Rusia secara bertahap mulai melonggarkan pembatasan. Pemerintah Rusia memberlakukan pembatasan demi menekan penyebaran Covid-19.

"Kami telanjang karena tak ada lagi yang tersisa," kata pemilik gerai bar Relab Family, Arthur Galaychyuk, di Kota Kazan. Saat itu, 20 pegawainya turut serta dalam aksi foto tanpa busana tersebut.

Sejumlah restoran di Kota Kazan akan diperbolehkan beroperasi pada 11 Juni setelah tutup karena karantina selama dua bulan. "Kami tidak ingin menggelar peragaan tanpa busana atau melakukan hal yang bodoh, kami hanya ingin satu hal, kembali bekerja!" kata Pavel, seorang koki dari Kota Novosibirsk di wilayah Siberia.

Pernyataan itu ia sampaikan lewat unggahan fotonya bersama pegawai lain. Mereka berfoto tanpa busana dan hanya mengenakan masker sambil memegang alat masak. "Kami tidak lebih berisiko daripada supermarket, pusat perbelanjaan, salon, atau kendaraan umum," demikian pernyataan dalam unggahan itu.

Otoritas di Kota Novosibirsk belum mengumumkan kapan restoran dapat kembali melayani pembeli. (OL-12)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Retno Hemawati
Berita Lainnya