Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TIONGKOK berharap bisa menguji vaksin covid-19 di luar negeri karena para ilmuwan berupaya melakukan uji coba berskala besar untuk menguji efektifitasnya.
Ilmuwan militer telah mengerjakan vaksin dan hasil uji klinis tahap pertama akan diumumkan akhir bulan ini.
Chen Ling, seorang ahli virologi di State Key Laboratory of Respiratory Disease, mengatakan uji coba tahap kedua dan ketiga akan membutuhkan ribuan subjek dan melakukan tes itu di negara-negara yang paling terdampak akan membantu menghasilkan hasil yang lebih cepat dan lebih akurat.
"Kami telah menahan virus begitu cepat, dan sekarang kami tidak memiliki cukup kasus yang dikonfirmasi untuk pengujian vaksin lebih lanjut," katanya, seperti dikutip dari South China Morning Post, Kamis (2/4).
Menurutnya, mungkin perlu ribuan orang untuk diuji untuk mengetahui apakah ada signifikansi statistik dalam proteksi di antara orang-orang yang menerima calon vaksin dan orang-orang yang tidak.
Chen Wei, seorang ahli epidemiologi dan virologi terkemuka dengan Akademi Ilmu Kedokteran Militer, mengatakan kepada surat kabar milik pemerintah China Daily, bahwa jika hasil awal membuktikan bahwa vaksin itu aman dan menghasilkan efek yang diinginkan, Tiongkok akan mencoba menguji keefektifannya di luar negeri jika epidemi global terus menyebar.
Dia mengatakan bahwa banyak negara telah menyatakan minatnya untuk bekerja dengan tim penelitiannya untuk menguji vaksin rekombinan - yang menggunakan virus atau bakteri yang tidak berbahaya untuk memperkenalkan bahan genetik patogen ke dalam tubuh untuk membangun kekebalan - tetapi dia tidak menyebutkan nama negara itu.
Virus korona pertama kali diidentifikasi di kota Wuhan di Tiongkok dan telah menyebar secara global. Setidaknya 900.000 kasus telah dikonfirmasi dan lebih dari 45.000 orang telah meninggal. Jumlah kasus yang tercatat di Italia, Spanyol dan Amerika Serikat kini telah melampaui angka Tiongkok.
Tao Lina, seorang ahli vaksin yang berbasis di Shanghai, mengatakan akan lebih baik untuk melakukan uji klinis di masa depan di negara-negara ini, atau negara maju lainnya seperti Inggris dan Jerman.
Tao mengatakan AS kemungkinan tidak mau bekerja sama dengan Tiongkok, tetapi Beijing dapat bekerja dengan negara-negara lain yang terdampak, seperti Inggris.
Tahap pertama dari uji klinis untuk vaksin dimulai di Wuhan pada 16 Maret, dengan 108 sukarelawan menerima suntikan.
Tes dimulai sehari setelah Institut Kesehatan Nasional AS mengumumkan bahwa kemungkinan vaksin lain, yang dikembangkan oleh Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular dan sebuah perusahaan bioteknologi, juga telah memulai uji klinis.
Ilmuwan militer AS juga telah mengerjakan vaksin, bersama dengan peneliti sipil di seluruh dunia.
Analis militer yang berbasis di Beijing, Zhou Chenming, mengatakan bahwa idealnya para ilmuwan Amerika akan bekerja dengan rekan-rekan Tiongkok mereka untuk mengembangkan vaksin.
"Senjata terbaik untuk memerangi pandemi adalah operasi bersama antara Tiongkok dan AS, mengesampingkan ketidaksepakatan politik mereka," kata Zhou.
"Sekarang seluruh dunia, bukan hanya Tiongkok atau AS, menghadapi musuh bersama: covid-19," tambahnya. (SCMP/OL-2)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Pendekatan life-course immunization menjadi fokus utama di IVAXCON 2026 untuk memperkuat perlindungan kesehatan dari bayi hingga lansia dan melawan misinformasi.
Dokter spesialis anak dr. Kanya Ayu Sp.A menekankan pentingnya vaksinasi influenza tahunan untuk mencegah pneumonia dan melindungi kelompok rentan.
WHO merekomendasikan transisi dari vaksin influenza quadrivalent ke trivalent karena hilangnya virus B/Yamagata. Simak penjelasan medis dan dampaknya.
Campak dikenal sebagai penyakit virus yang sangat mudah menular melalui udara.
Pneumonia bakterial sekunder terjadi karena infeksi bakteri saat atau setelah terkena campak.
Kemenkes tetapkan vaksin meningitis dan polio sebagai syarat wajib haji 2026. Simak aturan waktu pemberian dan tips kesehatan dari ahli di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved