Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEDUTAAN Besar RI (KBRI) Beijing bersama Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Tiongkok terus memantau kondisi WNI di 'Negeri Tirai Bambu' itu.
"Sejauh ini, berdasarkan pemantauan KBRI Beijing, tidak terdapat masyarakat Indonesia yang terjangkit pnemeonia dimaksud, baik di Wuhan maupun daerah lainnya," ujar KBRI Beijing dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/1) waktu setempat.
Sesuai imbauan Kementerian Kesehatan RI, KBRI Beijing mengeluarkan imbauan terkait pencegahan terhadap virus korona kepada seluruh masyarakat Indonesia di Tiongkok.
Pertama, Wali Kota Wuhan telah mengeluarkan imbauan agar perjalanan ke Kota Wuhan dan Provinsi Hubei dihindari kecuali untuk keperluan yang sangat penting demi antisipasi terjadinya penebaran virus korona.
Baca juga: Kanada Identifikasi Kasus Pertama Virus Korona
Selanjutnya, bagi seluruh masyarakat yang berada di Kota Wuhan, agar selalu menjaga dan memperhatikan kondisi kesehatan mereka dan segera melakukan konsultasi medis apabila merasa tidak sehat dan menunjukkan gejala-gejala demam, batuk, dan sulit bernapas.
Ketiga, menghindari kontak dengan hewan hidup termasuk unggas dan burung, dan mengindari konsumsi daging mentah dan kurang matang.
Kemudian, menghindari berkunjung ke pasar ikan/makanan laut atau tempat pejualan hewan hidup.
Keempat, menghindari berinnteraksi dengan orang dengan gejalan demam dan batuk dan sukar bernapas atau jatuh sakit dengan gejala sama dengan pneumonia.
Imbauan kelima, selalu menjaga higienitas seperti mencuci tangan dengan sabun, memakai masker apabila sedang batuk dan pilek, dan menutup mulut dengan tisu saat batuk atau bersin.
Selanjutnya, bagi masyarakat Indonesia yang memerlukan bantuan kekonsuleran dapat menghubungi pihak kedutaan RI di Tiongkok di alamat berikut ini:
Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tiongkok
No, 4, Dongzhimenwai Dajie,
Chao Yang District, Beijing 100600, Peoples's Republic of China
Tel. 001-86-(10) 6532 5489
Fax: 001- 86- (10) 65325368
Email: set.beijing.kbri@kemlu.go.id
Dengan nomor hotline sebagai berikut:
(+86) 135 5223 5327 (Budi Atyasa)
(+86) 4645 3974 (Yaya Sutaya)
(+86) 138 1128 4505 (Arianto Surojo)
Website: https://kemlu.go.id/beijing/id
Komite Kesehatan Kota Wuhan saat ini terus melakukan upaya pencegahan dan pengedalian penyakit yang diakibatkan virus corona. (OL-1)
Pemprov Sulsel merespons cepat penyanderaan dua warganya oleh perompak Somalia di Kapal Honour 25. Gubernur Andi Sudirman koordinasi dengan Kemlu dan P2MI.
Kemenhaj mengeluarkan peringatan keras bagi masyarakat agar tidak tergiur tawaran haji non-prosedural tanpa dokumen resmi.
Kemlu RI pastikan kondisi WNI usai gempa M 7,4 dan ancaman tsunami di Jepang Utara. Simak hotline darurat KBRI Tokyo dan situasi terkini di Aomori-Iwate.
SEBANYAK 45 warga negara Indonesia atau WNI dievakuasi dari Iran oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) secara bertahap. Evakuasi dilakukan seiring meningkatnya konflik di Timur Tengah
KEMENTERIAN Sosial memastikan pemulangan sekaligus penanganan lanjutan terhadap seorang WNI lanjut usia asal Tanjung Balai, Sumatra Utara, yang sebelumnya terlantar di Taiwan.
KJRI Johor Bahru dalam keterangan yang diterima di Kuala Lumpur, Jumat (10/4), menyampaikan para WNI/PMI dipulangkan melalui jalur laut menuju Batam, Kepulauan Riau.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved