Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RAPPER Cardi B dan kandidat Presiden Amerika Serikat Bernie Sanders, Selasa (13/8), merilis sebuah video yang menampilkan keduanya membahas kebutuhan menaikkan upah minimum di 'Negeri Paman Sam' itu.
Duet unik itu--seorang senator paruh baya dan seorang raper yang kerap melontarkan kata-kata kasar--merekam video kampanye itu di sebuah salon kuku di Detroit pada akhir Juli lalu dalam upaya menjangkau pemilih muda menjelang Pemilu AS 2020.
"Ketika saya tidak terkenal, saya merasa, tidak peduli berapa banyak pekerjaan yang saya lakukan, saya tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup saya. Saya tidak bisa membayar sewa rumah, mendapatkan transportasi, serta makan," ujar Cardi B.
Sanders menjawab, "Saat ini, ada 10 juta orang yang memiliki pendapatan sebesar apa yang saya sebut gaji kelaparan. Tahukah Anda, ada orang yang hanya mendapat bayaran sebesar US$9 per jam?"
"Itu tidak masuk akal," timpal Cardi B.
Baca juga: Jaksa Agung AS Janji Selidiki Kasus Epstein
"Benar, ada penambahan jumlah pekerjaan," kata Cardi B mengacu pada klaim Presiden AS Donald Trump bahwa terjadi pertumbuhan jumlah pekerjaan. "Namun, berapa bayaran pekerjaan itu? Jika Anda bekerja di pekerjaan itu, Anda bak tidak mendapat bayaran."
Sanders yang merupakan Senator AS telah mengajukan Undang-Undang yang akan meningkatkan upah minimun di AS menjadi US$15 per jam. Usulan itu didukung sejumlah kandidat presiden AS dari Partai Demokrat.
Video yang diunggah di akun Instagram Cardi B sukses menembus 2 juta kali ditonton dalam tempo tiga jam pertama.
Sanders yang saat ini menduduki peringkat ketiga di jajak pendapat kandidat presiden AS dari Partai Demokrat telah saling memuji dengan Cardi B di media sosial dan televisi.
Juni lalu, Cardi B mencicit dukungan untuk Sanders dengan mengatakan, "Orang ini sejak lama berjuang untuk persamaan hak."
Sanders membalas sanjungan rapper itu dengan mengatakan, "Perjuangan kita belum selesai dan kita tidak akan menyerah!" (AFP/OL-2)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved