Tarif Terbaru Trump Pukul Langsung Konsumen AS

Basuki Eka Purnama
02/8/2019 09:45
Tarif Terbaru Trump Pukul Langsung Konsumen AS
Bendera AS berkibar di pelabuhan kargo di Long Beach, California(AFP/Mark RALSTON)

TARIF impor sebelumnya yang diberlakukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam perang dagang melawan Tiongkok tidak terlalu dirasakan oleh konsumen 'Negeri Paman Sam' itu. Namun, tarif impor yang diumumkan pada Kamis (1/8) akan sangat memukul para konsumen.

"Tarif ini akan memukul konsumen secara langsung," ujar Presiden Asosiasi Mainan AS Steve Pasierb. "Ini adalah produk jadi, bukan bahan mentah."

Tarif impor tersebut, sebesar 10% terhadap produk Tiongkok senilai US$300 miliar yang disebut Trump akan mulai berlaku pada 1 September, akan memengaruhi hampir semua produk jadi yang diimpor dari 'Negeri Tirai Bambu'.

Barang yang akan terpengaruh oleh tarif impor itu mencakup hairdryer, sepatu, televisi layar datar, dan pakaian pengantin.

"Ini sangat tidak adil bagi konsumen Amerika. Ini tidak adil bagi manukatur dan seharusnya tidak terjadi," ujar Stephen Lang, Eksekutif Kepala Mon Cheri Brudals di New Jersey dan Ketua Asosiasi Bridal dan Prom.

Baca juga: AS Jatuhkan Sanksi untuk Menlu Iran

Kondisi itu diperparah dengan pernyataan Trump yang mengatakan dirinya bisa saja meningkatkan tarif impor itu dari 10% menjadi 25%.

"Kedua negara sama-sama tidak mau mengalah dan kami terjebak di tengah-tengah," imbuh Lang.

Organisasi retail juga mengkritik kebijakan Trump itu,

"Kami mendukung upaya pemerintah untuk merestrukturisasi hubungan dagang AS-Tiongkok. Namun, kami kecewa karena pemerintah menggunakan strategi tarif yang salah," ujar Wakil Presiden Senior Federasi Retail Nasional David French.

"Tarif tambahan ini hanya akan mengancam lapangan kerja di AS dan meningkatkan biaya yang dibayarkan keluarga AS untuk barang kebutuhan sehari-hari," imbuhnya. (AFP/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya