Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENYAMBUT Hari Raya Idulfitri 1440 H, Duta Besar RI untuk Amerika Serikat (AS) Mahendra Siregar menggelar open house di Wisma Indonesia, Washington DC, AS. Setidaknya, 2.000 WNI hadir dalam open house ini.
Hari Raya Idulfitri yang jatuh pada hari kerja, sama sekali tak menyurutkan antusiasme WNI untuk berbondong-bondong datang. Bahkan sebagian dari mereka rela mengambil cuti demi dapat merayakan Lebaran bersama.
Open house yang dimulai sejak pukul 12.00 hingga 16.00 waktu setempat ini menyajikan sejumlah masakan Nusantara yang mengobati rindu para WNI akan Tanah Air.
Opor ayam lengkap dengan ketupat, rendang, sambal goreng hati, sayur labu siam, dan juga aneka kue tradisional agar suasana semakin terasa bak di Indonesia, seperti asinan Bogor, gethuk, wingko babat, es teler dan masih banyak lagi disajikan KBRI untuk WNI yang datang.
"Momentum halal bihalal ini sangat penting untuk terus menjaga dan memperkuat persatuan antar masyarakat Indonesia di AS," kata Mahendra, dalam keterangan tertulis KBRI Washington kepada Medcom.id, Kamis 6 Juni 2019.
Hema, WNI yang bermukim di Virginia, mengaku sangat senang hadir dalam acara ini. "Suasananya sangat mirip dengan Indonesia. Setiap tahun saya selalu datang. Makanan yang disajikan pun sangat beragam," ujarnya.
Ungkapan yang sama juga disampaikan oleh Via, mahasiswi Indonesia asal Texas. "Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dapat hadir di Open House hari ini. Acaranya meriah dan makanannya enak-enak," kata dia.
Selain menikmati masakan Nusantara, para tamu yang hadir juga disuguhi lantunan lagu-lagu religi Islami yang dibawakan secara khusus oleh masyarakat Indonesia yang hadir.(medcom/OL-09)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved