Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ISRAEL gagal mendaratkan pesawat luar angkasanya di Bulan. Kendaraan antariksa bernama Beresheet itu menabrak permukaan Bulan pada Kamis (11/4) atau Jumat (12/4) WIB karena ada masalah di bagian mesinnya.
"Kami gagal, tapi setidaknya sudah mencoba," kata Morris Kahn, pencetus proyek dan pendukung utama pendaratan Beresheet di Bulan. "Saya pikir, pencapaian yang sudah ada sangat luar biasa, kita bisa bangga," sambungnya.
Israel seperti diketahui ingin menjadi negara keempat yang mampu mendaratkan pesawatnya di Bulan. Sebenarnya Israel tetap bisa dikatakan sebagai negara keempat, jika menyentuh permukaan dalam kondisi hancur masuk pengecualian.
Sementara yang sudah mampu mencetak prestasi dengan mendaratkan pesawat secara mulus, ialah Rusia, Amerika Serikat, dan Tiongkok. Pencapaian itu mereka tuai setelah masing-masing pesawat menempuh perjalanan sejauh 384 ribu km.
Baca juga: Beresheet Pendarat Bulan Milik Israel
"Jika pertama kali belum sukses, coba lagi," kata Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang ikut memantau dari ruang kontrol misi Beresheet.
"Kita mencapai Bulan dan ingin mendarat dengan nyaman. Itu akan terjadi di percobaan berikutnya," kata Netanyahu.
Adapun Beresheet terbang ke Bulan pada 22 Februari kemarin dan diluncurkan oleh Falcon 9, roket milik SpaceX. Di roket tersebut, juga ada satelit Indonesia, Nusantara Satu.
Beresheet dibangun oleh SpaceIL, perusahaan nirlaba Israel dan kontraktor pertahanan milik negara Israel Aerospace Industries. Dibutuhkan dana USD100 juta dari investor swasta untuk proyek ambisius itu. (AFP/OL-7)
Israel mencoba untuk menjadi negara ke-empat yang mendarat di bulan.
Israel kini menjadi negara ketujuh yang mampu mengirimkan pesawat luar angkasa untuk mengorbit Bulan. Enam negara lainnya, yakni Amerika Serikat, Rusia, Uni Eropa, Tiongkok, India, dan Jepang. Selama ini baru AS (1959), Rusia (1966), dan Tiongkok (2013) yang sukses mendaratkan pesawatnya di Bulan.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat Arab untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved