Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DI antara wajah-wajah calon haji yang memenuhi Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, ada satu sosok muda yang mencuri perhatian. Usianya baru 17 tahun, masih duduk di bangku kelas XI SMA.
Namun tahun ini, Rizki Rahman Al Farisi memikul perjalanan yang jauh lebih besar dari usianya, berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji, sekaligus menggantikan almarhum ayahnya.
Bagi Rizki, kesempatan ini bukan datang tiba-tiba. Namanya sebenarnya sudah tercatat untuk berangkat sejak 2021. Namun kala itu, ia belum bisa berangkat karena belum memenuhi batas usia minimum. Penantian itu akhirnya terjawab tahun ini.
“Saya awalnya dijadwalkan berangkat 2021, tapi belum cukup umur, jadi belum diperbolehkan. Sekarang sudah 17 tahun, akhirnya bisa berangkat,” ujarnya dilansir dari Antara, Selasa (21/4).
Pelajar SMA Dian Didaktika, Cinere, itu akan berangkat bersama sang ibu. Di perjalanan suci ini, ia bukan hanya menjadi jamaah termuda di rombongannya, tetapi juga hadir sebagai pengganti posisi sang ayah yang telah tiada.
Keberangkatan Rizki bukan sekadar perjalanan ibadah biasa. Ada rasa syukur, haru, sekaligus tanggung jawab yang menyertainya. Di usianya yang masih sangat muda, ia sadar bahwa dirinya harus lebih siap dibandingkan banyak orang, terutama dalam hal fisik dan mental.
Menurut Rizki, persiapannya tidak jauh berbeda dengan calon haji 2026 lainnya. Ia menjaga kebugaran dengan rutin berolahraga, seperti futsal dan lari. Namun sebagai jamaah muda, ia merasa punya tugas lebih, menjadi tenaga yang bisa diandalkan, terutama ketika harus membantu jamaah yang lebih tua.
“Karena saya masih muda, saya harus lebih siap, terutama dari segi fisik. Kalau ada jamaah yang lebih tua membutuhkan bantuan, saya harus bisa diandalkan,” katanya.
Di balik semangat itu, ada sisi lain yang membuat perjalanan Rizki terasa semakin istimewa. Keberangkatannya di usia muda rupanya menjadi perhatian banyak orang di lingkungan sekitarnya. Kerabat, tetangga, hingga orang-orang yang mengenalnya menitipkan doa untuk dibawa ke Tanah Suci.
Tidak tanggung-tanggung, Rizki sampai mencatat satu per satu titipan doa tersebut. Jumlahnya pun tidak sedikit.
“Banyak yang titip doa, bahkan sampai saya catat. Kurang lebih ada 20 orang yang minta didoakan,” ujarnya.
Titipan-titipan doa itu menunjukkan bahwa perjalanan Rizki bukan hanya miliknya sendiri. Ia membawa harapan banyak orang, sekaligus menjadi simbol bahwa kesempatan beribadah di usia muda adalah anugerah yang sangat berharga.
Bagi Rizki, berangkat haji saat fisik masih prima adalah kesempatan yang tidak boleh disia-siakan. Tidak semua orang, menurutnya, memiliki peluang yang sama. Banyak yang harus menunggu bertahun-tahun, sementara kondisi kesehatan belum tentu tetap kuat.
“Menurut saya ini kesempatan bagus, apalagi masih muda, kondisi fisik masih kuat, jadi bisa menjalankan ibadah dengan maksimal,” katanya.
Kini, di tengah langkah awal menuju Tanah Suci, Rizki menyimpan harapan sederhana namun dalam: dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar dan mendampingi ibunya selama berada di sana.
Di usia ketika banyak remaja masih sibuk dengan rutinitas sekolah dan pergaulan, Rizki justru menapaki perjalanan spiritual yang sarat makna. Ia berangkat bukan hanya membawa koper dan perlengkapan ibadah, tetapi juga membawa kenangan, amanah keluarga, dan jejak sang ayah yang kini ia lanjutkan dengan langkahnya sendiri. (Z-10)
Kemenhaj telah memperketat cek kesehatan bagi jemaah haji asal Jabar, jemaah yang tidak lolos tes kesehatan dipastikan tidak akan diterbangkan ke Arab Saudi.
Hari ini, Senin (20/4) mereka sudah menyetorkan koper haji ke Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Indramayu.
Pengasapan itu dilakukan untuk memastikan lokasi yang ditempati oleh jamaah calon haji bebas dari nyamuk yang menyebarkan penyakit.
Asrama Haji Balikpapan menyiapkan 290 kamar dengan kapasitas 1.078 orang untuk melayani 5.812 calon haji asal Kalimantan Timur, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah.
Persiapan Asrama Haji Grand El Hajj, Cipondoh, Kota Tangerang terus dilakukan menjelang kedatangan jemaah haji 2026/1447 H yang dijadwalkan mulai masuk kloter pertama pada 21 April 2026.
Hingga 29 April 2026, sebanyak 122 kelompok terbang (kloter) atau 47.834 jemaah telah diberangkatkan menuju Tanah Suci.
Ia memastikan bahwa kondisi para korban terus dipantau secara intensif oleh petugas, dengan seluruh kebutuhan medis maupun logistik telah terpenuhi.
Di sisi lain, layanan kesehatan di Daerah Kerja Madinah juga terus dioptimalkan. Tercatat 1.373 jemaah menjalani rawat jalan.
Sebanyak 359 jemaah calon haji asal Samarinda diberangkatkan ke Madinah, Arab Saudi, untuk melaksanakan ibadah haji,
JEMAAH haji Indonesia, khususnya kelompok lanjut usia (lansia), diimbau untuk bijak dalam mengatur ritme ibadah dan tidak memaksakan diri melaksanakan salat Arbain di Masjid Nabawi.
Kemenhaj pastikan layanan Mecca Route atau fast track permudah jamaah haji 2026 di 4 bandara Indonesia. Proses imigrasi selesai di Tanah Air.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved