Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA masih bergulat dengan timbulan sampah nasional yang mencapai 51,8 juta ton per tahun. Di hadapan para Ketua DPRD se-Indonesia, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan bahwa penyelesaian krisis sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah pusat. Namun, keberpihakan kebijakan dan anggaran di daerah menjadi penentu utama keberhasilannya.
Ia menekankan bahwa lingkungan hidup kini bukan lagi isu pelengkap dalam pembangunan, melainkan fondasi utama yang menopang pertumbuhan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat.
"Lingkungan hidup adalah prasyarat utama bagi pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas hidup masyarakat, dan daya saing bangsa. Lingkungan hidup yang terjaga dan berkelanjutan menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045," ujar Hanif dalam keterangan resmi, Senin (20/4).
Pemerintah menargetkan 63,41 persen sampah nasional terkelola pada 2026 dan 100 persen pada 2029. Target ambisius itu hanya bisa dicapai jika pemerintah daerah, melalui DPRD, memastikan regulasi dan alokasi anggaran pengelolaan sampah yang memadai dan tepat sasaran.
"Keberhasilan pengelolaan sampah sangat ditentukan oleh keberpihakan kebijakan dan dukungan anggaran di daerah, serta partisipasi aktif masyarakat. Ini adalah kerja bersama yang harus kita jaga konsistensinya," tegas Hanif.
Ia memaparkan, strategi utama yang didorong pemerintah adalah pendekatan berbasis masyarakat untuk mengurangi beban tempat pembuangan akhir.
Adapun, pendekatannya mencakup pemilahan sampah dari sumber di tingkat rumah tangga, penguatan bank sampah, optimalisasi TPS3R, pengembangan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu di tingkat kawasan, komposting sampah organik secara mandiri, serta pemanfaatan kembali sampah anorganik.
Selain itu, pemerintah juga mendorong penghentian menyeluruh praktik open dumping pada 2026 sebagai bagian dari transformasi sistem pengelolaan sampah dari hulu ke hilir.
Edukasi publik secara masif dan penguatan peran komunitas, desa, serta kelurahan menjadi bagian penting dari strategi ini untuk membangun budaya baru pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab.
Di sisi yang lebih luas, sektor lingkungan hidup juga diarahkan menjadi penggerak ekonomi baru sejalan dengan target pertumbuhan nasional 8 persen.
Pengembangan ekonomi sirkular, perdagangan karbon, investasi hijau, dan pembangunan infrastruktur ramah lingkungan menjadi pilar transformasi yang sekaligus memperkuat upaya penurunan emisi gas rumah kaca menuju target net zero emission 2060. (H-2)
Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI, Judistira Hermawan, menegaskan percepatan dilakukan agar solusi konkret segera diterapkan di lapangan.
Presiden menilai pendekatan teknologi sederhana yang digunakan mampu menghasilkan sistem yang efektif dan aplikatif.
Dalam konteks nasional, pemerintah menargetkan tingkat penanganan sampah mencapai 63,41 persen pada 2026.
Berbagai jenis material seperti banner, tekstil, plastik, hingga limbah organik ditampilkan dalam proses transformasinya menjadi produk fungsional.
Kini pengelolaan Bantargebang menghadapi sanksi administratif dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
PERJUANGKAN solusi pengelolaan sampah Bali, Gubernur Wayan Koster meneken kerja sama pembangunan infrastruktur pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) bersama pemerintah pusat.
MENTERI Lingkungan Hidup (LH) sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) RI, Hanif Faisol Nurofiq, merasa Banjarbaru, tempat ia berasal berstatus kota kotor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved