Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
IKAN sapu-sapu (Loricariidae), atau yang secara internasional dikenal sebagai plecostomus, merupakan spesies ikan air tawar yang sangat populer di kalangan pencinta akuarium. Dikenal karena kemampuannya memakan lumut dan sisa makanan, ikan ini sering dianggap sebagai "petugas kebersihan" air. Namun, di balik reputasinya yang bermanfaat, terdapat perdebatan panjang mengenai keamanan konsumsi dan dampaknya terhadap lingkungan jika dilepaskan ke alam liar.
DIketahui, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan dukungannya terhadap langkah penangkapan ikan sapu-sapu yang dilakukan jajaran Pemerintah Kota Jakarta Pusat bersama petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).
Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem perairan sekaligus melindungi masyarakat dari potensi risiko kesehatan.
"Jadi sekali lagi apa yang dilakukan oleh PPSU dan Wali Kota Jakarta Pusat kemarin, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan apresiasi," kata Pramono di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/4).
Secara biologis, ikan sapu-sapu memiliki beberapa keunggulan yang membuatnya bernilai secara fungsional maupun ekonomi:
Meskipun memiliki kandungan gizi, risiko mengonsumsi ikan sapu-sapu di wilayah perkotaan sangatlah tinggi. Hal ini disebabkan oleh sifat adaptif ikan ini yang mampu bertahan hidup di air yang sangat tercemar.
Selain logam berat, ikan sapu-sapu yang diambil dari perairan kotor berisiko membawa bakteri patogen seperti Salmonella atau E. coli, serta parasit yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan akut pada manusia.
Ikan sapu-sapu dikategorikan sebagai spesies invasif di banyak negara, termasuk Indonesia. Ketika dilepaskan ke sungai atau danau, mereka tidak memiliki predator alami yang cukup untuk menekan populasinya. Mereka cenderung merusak struktur dasar sungai dengan membuat lubang untuk bertelur, yang memicu erosi, serta mendominasi sumber makanan sehingga mengancam keberadaan ikan lokal.
| Aspek | Tindakan yang Disarankan |
|---|---|
| Konsumsi | Hanya konsumsi jika berasal dari budidaya air bersih yang terverifikasi. |
| Pemeliharaan | Pastikan ukuran akuarium memadai karena ikan ini bisa tumbuh sangat besar. |
| Pembuangan | Jangan lepas ke alam liar. Serahkan ke komunitas pencinta ikan atau karantina perikanan. |
| Identifikasi | Waspadai produk olahan (seperti siomay atau bakso) yang menggunakan daging ikan sapu-sapu dari sumber tidak jelas. |
Kesimpulannya, ikan sapu-sapu adalah makhluk yang bermanfaat dalam ekosistem terbatas seperti akuarium, namun dapat menjadi ancaman serius bagi kesehatan manusia dan keseimbangan alam jika tidak dikelola dengan bijak. Selalu pastikan sumber asal ikan sebelum memutuskan untuk memanfaatkannya.
(Cah/P-3)
Pemkot Jaksel siapkan tim terpadu KPKP dan BBPOM untuk awasi pedagang siomai berbahan ikan sapu-sapu guna pastikan keamanan pangan masyarakat.
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani usulkan inspeksi mendadak dan uji sampel makanan guna cegah penggunaan ikan sapu-sapu yang mengandung logam berat.
Ledakan ikan sapu-sapu di perairan Jakarta menjadi alarm krisis ekologis: spesies invasif ini kini mendominasi hingga 60–70% biota air, menggeser ikan lokal dan mengancam keseimbangan ekosistem.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan melanjutkan pemusnahan ikan sapu-sapu dan menyiapkan PPSU khusus untuk menjaga ekosistem perairan.
pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggencarkan penangkapan ikan sapu-sapu. Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat (Jakbar) memberikan uang Rp25 ribu per kilogram dan tiket masuk Ancol
Pemprov DKI "perang" lawan ikan sapu-sapu mulai Jumat (17/4). Nelayan Ciliwung sebut sulit habis seperti nyamuk. Cek fakta kandungan lab dan dampaknya di sini!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved