Community Development Dapat Menjadi Ajang Pembelajaran Nyata bagi Para Siswa

Despian Nurhidayat
10/4/2026 20:49
Community Development Dapat Menjadi Ajang Pembelajaran Nyata bagi Para Siswa
Ilustrasi(Dok Istimewa)

SMPIT Nurul Fikri Boarding School (NFBS) Bogor kembali melaksanakan Community Development (Comdev) pada 8-13 Februari di sejumlah wilayah Jawa Barat, seperti Bandung, Garut, dan Pangandaran. Program ini merupakan bagian dari Empowerment Program sekolah yang secara khusus dirancang untuk mengasah kemampuan siswa dalam servant leadership, kepemimpinan yang berlandaskan nilai pelayanan dan kebermanfaatan bagi masyarakat.

Dalam rangkaian agenda Community Development, terdapat sejumlah kegiatan wajib yang harus diikuti oleh siswa, yaitu ibadah improvement, social project, temu tokoh, mini riset, kunjungan industri, serta kunjungan sekolah. 

Seluruh kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang komprehensif dan bermakna bagi peserta.
Pada aspek Ibadah Improvement, siswa didorong untuk menguatkan implementasi ibadah wajib dan sunnah bersama masyarakat setempat. Mereka diharapkan tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga pionir dalam kebaikan, memberi teladan dalam kedisiplinan dan semangat beribadah.

Dalam agenda Social Project, setiap kelompok melaksanakan kontribusi nyata sesuai kebutuhan lokasi tujuan. Bentuknya beragam, mulai dari kegiatan edukatif hingga aksi sosial yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat sekitar.

Siswa juga mengikuti Temu Tokoh, berdialog dengan tokoh masyarakat untuk menggali wawasan serta keterampilan yang dibutuhkan seorang pemimpin. Selain belajar langsung dari pengalaman narasumber, momen ini sekaligus menjadi ajang memperkenalkan program Community Development SMPIT Nurul Fikri Bogor kepada masyarakat luas.

Melalui Mini Riset, siswa dilatih lebih peka terhadap lingkungan. Mereka mengidentifikasi isu yang ada di lokasi kegiatan, mengumpulkan data sederhana, lalu merumuskan temuan sebagai bahan pembelajaran dan refleksi.

Tak kalah penting, agenda Magang/Kunjungan Industri memberikan pengalaman langsung melihat bagaimana produsen, pabrik, atau badan usaha beroperasi secara efektif dan efisien. Siswa tidak hanya mengamati, tetapi juga belajar memahami proses kerja, manajemen, hingga tantangan di lapangan.

Sementara itu, dalam Kunjungan Sekolah/Pesantren, siswa menjalin silaturahmi dengan lembaga pendidikan lain sekaligus melakukan studi banding terkait sistem pembelajaran dan kultur pendidikan. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan memperkenalkan SMPIT Nurul Fikri Bogor kepada institusi yang dikunjungi.

Menariknya, sebelum keberangkatan, siswa telah melalui proses penggalangan dana secara mandiri. Mereka belajar menyusun proposal, mencari sponsor, mempresentasikan rencana kegiatan, hingga melakukan fundraising melalui kegiatan wirausaha. Proses inilah yang menjadi bagian penting dari pembentukan karakter tangguh dan bertanggung jawab.

Ketua pelaksana kegiatan, Ustazah Esti, menegaskan bahwa esensi Community Development terletak pada prosesnya. “Yang ingin kami bangun bukan hanya pengalaman bepergian, tetapi pengalaman memimpin dan melayani. Anak-anak belajar merencanakan, berinteraksi dengan masyarakat, serta mengambil peran nyata. Di situlah nilai servant leadership benar-benar dilatih,” ujarnya.

Melalui Community Development, SMPIT NFBS Bogor berharap para siswa tumbuh tidak hanya sebagai pembelajar yang cakap secara akademik, tetapi juga sebagai pribadi yang peka, berdaya, dan siap memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya