BMKG Intensifkan OMC di Riau dan Natuna, Curah Hujan Naik hingga 36 Persen

Atalya Puspa    
07/4/2026 14:02
BMKG Intensifkan OMC di Riau dan Natuna, Curah Hujan Naik hingga 36 Persen
Upaya pencegahan Karhutla di lahan gambut.(MI/Denny Susanto Ainan)

UPAYA pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai diperkuat melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah rawan, khususnya Riau dan Natuna.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengungkapkan, hingga 7 April 2026 pukul 07.00 WIB, pelaksanaan OMC di Riau telah mencapai 23 sorti penerbangan. Intervensi tersebut berhasil meningkatkan curah hujan hingga 33,1%, dengan total volume air mencapai 169,4 juta meter kubik.

“Sementara di Natuna, OMC dilakukan dalam tiga sorti dengan peningkatan curah hujan sebesar 36%, menghasilkan sekitar 1,4 juta meter kubik hujan,” ujar Faisal dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Karhutla 2026, Selasa (7/4).

Operasi di Riau telah berlangsung sejak 28 Maret dan direncanakan hingga 11 April 2026. Adapun di Natuna, kegiatan dilakukan pada 1-5 April 2026.

Program ini didanai oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai bagian dari strategi mitigasi dini menghadapi musim kemarau.

BMKG menegaskan, pendekatan OMC difokuskan pada pencegahan dengan meningkatkan kelembapan lahan sebelum titik api muncul, terutama di kawasan gambut yang sangat rentan terbakar.

Menurut Faisal, strategi ini dinilai lebih efektif dibandingkan pemadaman saat kebakaran sudah meluas, yang sering terkendala luasnya area terdampak, minimnya curah hujan, serta gangguan asap terhadap operasi di lapangan. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya