Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Penanganan Darurat Wilayah I BNPB Agus Riyanto menyatakan pihaknya telah menyiapkan tiga lapis strategi dalam menghadapi ancaman El Nino tahun ini.
Lapis pertama adalah operasi modifikasi cuaca untuk memaksimalkan ketersediaan air di wilayah yang masih memiliki bibit awan hujan. Namun Agus mengingatkan operasi ini tidak bisa dilakukan sembarangan rekomendasi BMKG soal kondisi atmosfer wilayah setempat menjadi syarat mutlak sebelum intervensi dilakukan.
"Lapis kedua adalah operasi udara dengan water bombing, terutama untuk mencegah dan memadamkan kebakaran hutan dan lahan yang diprediksi meningkat drastis selama kemarau panjang," kata Agus dalam Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu (15/4).
Agus mengingatkan pengalaman 2023 ketika banyak tempat pembuangan akhir sampah ikut terbakar dan menimbulkan masalah serius karena kandungan gas metana yang tinggi.
Lapis ketiga, lanjut dia, menyasar kebutuhan air bersih masyarakat di tingkat tapak. BNPB menyiapkan program pompanisasi untuk mengalirkan air dari sumber mata air yang belum terkelola, sekaligus membangun sumur bor komunal sedalam lebih dari 100 meter di daerah-daerah yang secara historis rawan kekeringan.
"Pendekatan komunal ini dinilai tidak hanya menyelesaikan masalah air, tetapi juga memperkuat modal sosial masyarakat," imbuhnya.
Adapun, saat ini BNPB memprioritaskan enam wilayah provinsi yang membutuhkan perhatian khusus dengan menyiagakan sekitar 28 armada yang siap digeser sesuai kebutuhan. Pemetaan risiko kekeringan juga tengah dilakukan berdasarkan data historis untuk mengetahui posisi tiap daerah terhadap ancaman yang akan datang.
"Kita kenali ancamannya, kemudian kita tetapkan strategi, dan hasilnya tentu akan mengurangi dampak," ujar Agus.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Perubahan Iklim BMKG Fachri Rajab menegaskan, musim kemarau dan El Nino adalah dua fenomena berbeda yang tidak boleh disamakan, meski keduanya bersamaan hadir tahun ini.
"Musim kemarau pasti ada setiap tahun di Indonesia karena Indonesia hanya mengenal dua musim. Sementara El Nino adalah fenomena meningkatnya suhu permukaan laut di Samudra Pasifik yang turut mempengaruhi intensitas musim kemarau," jelas Fachri.
Berdasarkan pemutakhiran data BMKG per 1 April 2026, indeks El Nino saat ini berada di angka 0,28 atau masih dalam kategori netral. Namun indeks itu diprediksi terus meningkat hingga mencapai 0,81 pada periode Juli-Agustus-September 2026, masuk kategori El Nino lemah hingga moderat.
Secara internasional, El Nino dikategorikan lemah pada indeks 0,5 hingga 1, moderat pada 1 hingga 1,5, kuat pada 1,5 hingga 2, dan sangat kuat di atas angka 2.
Fachri menegaskan, meski intensitasnya masih dalam kategori lemah hingga moderat, kehadiran El Nino yang bersamaan dengan musim kemarau tetap harus diantisipasi secara serius.
Konsistensi indeks yang diprediksi terus meningkat hingga akhir tahun menjadi sinyal bahwa tekanan terhadap ketersediaan air dan risiko kebakaran hutan akan berlangsung dalam waktu yang panjang. (Ata/P-3)
BNPB mengungkap bahwa banjir yang melanda Surakarta dan Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dipicu oleh intensitas hujan tinggi sebagai dampak tidak langsung dari Bibit Siklon Tropis 92S.
Wakil Menteri PPPA, Veronica Tan menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi langkah konkret untuk memastikan perempuan sebagai penerima manfaat sekaligus pelaku utama dalam pembangunan.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkuat kesiapsiagaan nasional menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada 2026.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah warga yang terdampak banjir di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, terus meningkat.
Rusak ringan dan sedang akan diperbaiki, sedangkan yang rusak berat, diganti dengan pembangunan baru.
Sejak 9 April 2026, operasi modifikasi cuaca (OMC) langsung digeber selama 25 hari untuk mengejar defisit air yang mulai mengkhawatirkan.
BMKG lakukan modifikasi cuaca di Riau dan Natuna untuk cegah karhutla. Curah hujan meningkat hingga 36% sebagai langkah mitigasi dini musim kemarau.
BMKG & BPBD Jatim lakukan modifikasi cuaca demi amankan mudik 2026. Hujan lebat turun hingga 70%! Cek detail operasi dan prakiraan cuaca terbaru di sini.
BPBD Jatim telah mendirikan 38 posko tanggap darurat maupun posko siaga darurat di seluruh kabupaten/kota serta menyiagakan 300 personel untuk penanganan bencana sebagai upaya kesiapan
BMKG imbau waspada karhutla 2026 karena curah hujan di bawah rata-rata. Simak wilayah prioritas dan langkah mitigasi OMC dari BNPB dan Menhut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved