Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGGUNAAN media sosial yang berlebihan pada usia remaja bukan sekadar masalah durasi layar, melainkan ancaman nyata bagi kesehatan mental.
Psikolog Klinis Dewasa lulusan Magister Profesi Klinis Universitas Indonesia, Teresa Indira Andani, S.Psi., M.Psi., Psikolog, mengingatkan adanya sederet dampak psikologis serius yang mengintai, mulai dari perilaku membandingkan diri hingga gangguan tidur kronis.
Dalam keterangannya, dikutip Jumat (20/3), Teresa menjelaskan bahwa salah satu fenomena yang paling sering muncul adalah kecenderungan remaja untuk melakukan perbandingan sosial secara ekstrem.
Di usia yang sedang mencari jati diri, remaja sering kali terjebak dalam ilusi kesempurnaan di dunia maya.
“Remaja bisa merasa tidak cukup menarik, tidak cukup populer, atau tidak cukup berhasil karena melihat kehidupan orang lain yang tampak sempurna di media sosial,” ujar psikolog yang akrab disapa Tesya tersebut.
Tesya menyoroti bagaimana konten media sosial umumnya hanya menampilkan "sisi terbaik" atau kurasi kehidupan seseorang.
Masalahnya, remaja belum sepenuhnya memiliki kemampuan kognitif dan emosional untuk memilah mana yang merupakan realitas murni dan mana yang hanya sekadar representasi digital.
Ketidakmampuan memilah ini berdampak langsung pada self-esteem atau harga diri mereka. Jika tidak waspada, standar kebahagiaan remaja akan bergeser pada angka-angka di layar gawai.
“Jika validasi terlalu bergantung pada likes dan komentar, harga diri menjadi sangat eksternal. Artinya, rasa percaya diri bergantung pada respons orang lain,” tegasnya.
Selain masalah harga diri, intensitas penggunaan media sosial juga memicu fenomena Fear of Missing Out (FOMO). Ini adalah rasa cemas berlebih ketika remaja merasa tertinggal dari informasi terbaru atau tidak terlibat dalam percakapan digital teman sebaya.
Kecemasan ini sering kali berlanjut hingga malam hari, yang kemudian memicu gangguan tidur.
Penggunaan gawai hingga larut malam terbukti menurunkan kualitas istirahat. Akibatnya, konsentrasi remaja pada keesokan harinya akan menurun drastis, yang tentu mengganggu produktivitas dan fungsi akademik mereka.
Meski memaparkan berbagai risiko, Tesya menekankan bahwa media sosial tidak melulu membawa dampak buruk. Platform digital tetap memiliki sisi positif sebagai sarana belajar, ruang kreativitas, dan wadah membangun komunitas yang suportif.
Kuncinya terletak pada manajemen penggunaan. “Masalah muncul ketika penggunaannya tidak seimbang dan tidak terkelola,” tambahnya.
Sebagai penutup, ia mengingatkan bahwa peran orangtua dan lingkungan sekitar sangat krusial. Pendampingan orang dewasa diperlukan untuk mengedukasi remaja agar mampu menggunakan media sosial secara sehat, bijak, dan proporsional. (Ant/Z-1)
Studi terbaru Pew Research Center mengungkap alasan di balik penggunaan media sosial oleh remaja. Dari hiburan di TikTok hingga koneksi di Snapchat, simak dampaknya.
Roblox resmi membuka Teen Council Asia 2026. Remaja Indonesia usia 14-17 tahun diajak berkontribusi dalam keamanan digital. Simak syarat dan cara daftar.
Gagal ginjal kini banyak menyerang usia muda akibat pola hidup tidak sehat. Kenali gejala, penyebab, dan cara mencegahnya sejak dini agar tidak berujung cuci darah.
Roblox ajak remaja Indonesia usia 14-17 tahun gabung Teen Council Asia. Simak syarat, jadwal pendaftaran, dan misi keamanan digital di sini.
PkM melibatkan guru Bimbingan dan Konseling (BK) SIJB untuk pencegahan dan penanganan segera bagi siswa yang menunjukkan adanya permasalahan.
Guru Besar FKUI Prof. Agus Dwi Susanto menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan untuk mencegah penggunaan vape pada remaja di tengah masifnya promosi.
Ia menjelaskan, gejala yang muncul bisa beragam, seperti perasaan cemas berlebihan, jantung berdebar saat berada di keramaian.
Bed rotting memiliki dimensi psikologis yang lebih kompleks, terutama terkait tekanan sosial dan proses pencarian jati diri.
Tim medis multidisiplin, yang terdiri dari dokter spesialis bedah plastik hingga oftalmologi, dikerahkan untuk memastikan perawatan Andrie Yunus berjalan berkesinambungan.
Generasi Alpha (kelahiran 2010–2025) adalah generasi pertama yang terpapar lingkungan digital sejak lahir.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus melakukan berbagai upaya penanganan bencana banjir bandang di Kabupaten Pemalang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved