Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KANKER ginjal dapat menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Namun, terdapat perbedaan mendasar mengenai karakteristik, penyebab, hingga jenis sel yang diserang. Hal itu dipaparkan oleh Dokter Spesialis Anak Subspesialis Hemato-Onkologi dari RS Hasan Sadikin Bandung, dr. Nur Melani, Sp.A, Subsp.HO(K).
Dalam diskusi daring bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dikutip Rabu (18/3), Nur menjelaskan bahwa pemicu utama kanker pada anak bukanlah faktor eksternal, melainkan gangguan pada proses perkembangan sel.
Berbeda dengan orang dewasa yang kankernya sering kali dipicu oleh faktor lingkungan, kanker pada anak terjadi akibat anomali pada fase awal kehidupan.
“Pada anak kanker biasanya terjadi karena gangguan perkembangan sel yang sifatnya memang secara genetik cukup kompleks untuk bisa dijelaskan, biasanya terjadi pada awal kehidupan dan tidak berkaitan dengan pola atau gaya hidup tertentu,” kata Nur.
Pada orang dewasa, jenis kanker ginjal yang paling umum adalah *renal cell carcinoma*. Faktor risikonya sangat erat kaitannya dengan kebiasaan jangka panjang, seperti:
Sebaliknya, pada anak-anak, kanker ginjal ganas umumnya bersifat genetik, seperti nephroblastoma atau yang dikenal sebagai Wilms tumor. Penyakit ini muncul saat sel-sel yang belum matang gagal berkembang dengan sempurna.
Secara epidemiologi, kanker ginjal pada anak dikategorikan sebagai penyakit langka (rare cancer). Berdasarkan data yang dipaparkan, puncak kejadian kanker akibat sel yang belum matang ini berada pada rentang usia 5 hingga 9 tahun.
Karakteristik serangannya meliputi:
Nur menegaskan bahwa usia kemunculan kanker anak cenderung stabil dan tidak bergeser, karena prosesnya terjadi selama maturasi sel.
“Jadi di situ sebenarnya tidak ada kaitan karena faktor nutrisi atau apa pun,” tambahnya.
Kabar baiknya, jika ditangani dengan diagnostik yang tepat, angka kesembuhan kanker ginjal anak cukup tinggi, yakni mencapai 80-90% dalam lima tahun pertama sejak diagnosis.
Meski penyebab kanker anak bersifat genetik, promosi pola hidup sehat tetap krusial untuk mencegah keparahan dan menjaga fungsi ginjal secara umum.
Masyarakat diimbau untuk membatasi konsumsi makanan yang dapat merusak ginjal, seperti makanan berpengawet, makanan olahan ultra (ultra-processed food), dan minuman berpemanis buatan. (Ant/Z-1)
KONSUMSI alkohol secara berlebihan dalam jangka panjang diketahui meningkatkan risiko berbagai jenis kanker.
KANKER merupakan penyebab kematian ketiga terbesar di Indonesia.
Kepastian diagnosis adalah kunci keberhasilan terapi kanker. Mayapada Hospital hadirkan PET-CT dan SPECT-CT untuk hasil diagnosis yang akurat dan presisi.
Lonjakan kanker HPV pada pria mencapai 46% menurut CDC 2026. Kanker tenggorokan jadi ancaman utama, vaksin terbukti turunkan risiko hingga 50%.
Konser amal Greatest Love of All sukses digelar di TIM, mengumpulkan dana Rp60 juta untuk perluasan Rumah Singgah Lions bagi anak pejuang kanker.
Tiga bahan alami yang mudah ditemukan di Indonesia, yakni kunyit, daun sirsak, dan bekatul beras hitam, berhasil dikombinasikan oleh peneliti BRIN menjadi formula kandidat antikanker.
Kanker ginjal sering terlambat terdiagnosis karena gejala samar. Simak inovasi teknologi MCED dan terapi presisi untuk meningkatkan peluang kesembuhan.
Kenali gejala awal kanker ginjal yang sering tidak terlihat. Deteksi dini dapat meningkatkan peluang kesembuhan dan menjaga kualitas hidup.
Kanker ginjal pada anak, terutama jenis Tumor Wilms (nefroblastoma), umumnya tidak dapat dicegah.
Para ahli kesehatan menekankan bahwa menjaga berat badan ideal, berhenti merokok, dan rutin berolahraga adalah langkah pencegahan terbaik.
Ketahui perbedaan mendasar kanker ginjal anak dan dewasa. Dari faktor genetik Tumor Wilms hingga gaya hidup. Peluang sembuh anak capai 90%!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved