Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) merilis prakiraan cuaca untuk sepekan ke depan. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk di berbagai wilayah Indonesia. Kondisi ini masih menjadi rangkaian dari hujan dengan intensitas sangat lebat hingga ekstrem yang tercatat pada periode 23-26 Februari 2026.
BMKG mencatat hujan ekstrem terjadi di Bali dengan curah hujan mencapai 216,9 milimeter per hari. Selain itu, hujan dengan intensitas sangat lebat juga terpantau di Sulawesi Selatan sebesar 146,5 milimeter per hari. Sementara di wilayah lain, hujan ringan hingga sedang masih mendominasi dengan intensitas yang bervariasi.
"Peningkatan intensitas hujan tersebut dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah," ungkap BMKG dalam keterangan resmi, Sabtu (28/2).
Pertemuan angin Monsun dari utara dengan angin baratan dari Samudra Hindia di wilayah Indonesia bagian selatan turut berkontribusi terhadap kondisi tersebut. Aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) pada fase 3 di kawasan Samudra Hindia juga terpantau aktif di sebagian besar wilayah Indonesia, khususnya bagian tengah hingga selatan.
BMKG memprakirakan fenomena atmosfer pada skala global, regional, dan lokal masih akan memberikan dampak signifikan terhadap kondisi cuaca di Indonesia dalam beberapa hari ke depan. Pada skala global, La Niña dengan kategori lemah masih terdeteksi melalui nilai Southern Oscillation Index (SOI) dan Niño 3.4 yang berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan, terutama di kawasan Indonesia bagian timur.
Selain itu, aktivitas MJO diprediksi masih akan memengaruhi kondisi atmosfer Indonesia dan diperkirakan berada pada fase 3 hingga fase 4 (Maritime Continent). Kombinasi antara MJO, gelombang Rossby ekuator, gelombang Kelvin, serta gelombang dengan frekuensi rendah diprakirakan aktif di sejumlah wilayah, mulai dari Samudra Hindia barat daya Lampung hingga selatan Nusa Tenggara Timur, Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, sebagian Kalimantan, Laut Sulawesi, sebagian besar Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, hingga Papua.
Sirkulasi siklonik juga terpantau di Samudra Hindia barat daya Lampung dan di Samudra Pasifik timur laut Papua Nugini yang membentuk daerah konvergensi dan konfluensi. Kondisi ini dapat mendukung pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah tersebut.
Pada periode 27 Februari hingga 1 Maret 2026, cuaca di Indonesia umumnya didominasi hujan ringan hingga sedang. Namun, peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, antara lain Aceh, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, serta wilayah Papua.
BMKG juga menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Maluku. Selain itu, potensi angin kencang diprakirakan terjadi di Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, hingga Papua.
Sementara pada periode 2-5 Maret 2026, hujan ringan hingga sedang masih mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia. Peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, serta wilayah Papua.
BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem, seperti hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.
Kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu diharapkan menjadi perhatian dalam perencanaan aktivitas, terutama perjalanan darat, laut, dan udara, serta berbagai kegiatan luar ruang. Informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini cuaca ekstrem dapat diakses secara berkala melalui kanal resmi BMKG. (E-3)
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
Ibu kota India, New Delhi, mencatatkan suhu tertinggi 42,8 derajat Celsius pada Sabtu (25/4).
Cuaca panas ekstrem di Mekah jadi ancaman serius bagi jemaah haji. Petugas imbau tidak memforsir ibadah, jaga istirahat dan cairan demi hindari heat stroke.
Dalam hitungan menit, suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan, ketika atap rumah dan genting beterbangan kemudian jatuh ke tanah.
SATU orang warga Kampung Gria Sukamaju RT 01/02 Desa Sukamaju Kecamatan Sukalarang Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, meninggal dunia saat terjadi tanah longsor.
Pihak sekolah diminta untuk cepat melakukan pembersihan jika air sudah surut, agar siswa dapat bisa segera beraktivitas KBM.
ARUS lalu lintas dari dan menuju Kota Bandung mengalami kemacetan akibat pohon tumbang di Jalan Raya Lembang, tepatnya di Desa Gudang Kahuripan, Kabupaten Bandung Barat.
Hujan deras disertai angin kencang membuat pohon tumbang dan mengalangi jalan protokol hingga sebagian jalan tergenang banjir.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, dan menghindari berteduh di bawah pohon besar atau dekat konstruksi reklame saat hujan dan angin kencang.
INSIDEN mobil hanyut terbawa arus kali akibat banjir bandang dan hujan deras melanda wilayah Kota Depok, Jawa Barat, pada Senin malam, 23 Maret 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved