Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
"Kita ingin menyambut Ramadhan dengan jiwa bersih, tetapi justru merasa belum sepenuhnya siap. Di titik inilah Nisfu Sya'ban hadir bukan sebagai malam tuntutan, melainkan ruang pulang bagi jiwa yang lelah," ujar Ayu Alwiyah Aljufri, Anggota Dewan Pertimbangan DPP Partai NasDem, dalam keterangan tertulis, Senin (2/2).
Al-Qur'an menggambarkan kondisi ini sebagai tanda kehidupan hati.
"Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah?" (QS. Al-Ḥadid: 16)
Dalam psikologi Islam, kegelisahan batin semacam ini disebut kesadaran moral-spiritual (al-wa'yu al-akhlaqi). Ia bukan kelemahan iman, tetapi justru tanda bahwa hati masih hidup.
Yang berbahaya bukanlah dosa, melainkan mati rasa ketika manusia tak lagi terusik oleh kesalahannya.
Taubat dalam Islam bukan sekadar pengucapan istighfar, melainkan proses batin yang mendalam. Al-Ghazali menyebutnya sebagai inqilab al-qalb atau perubahan arah hati.
Al-Qur'an menegaskan bahwa taubat adalah jalan kembali, bukan penghakiman.
"Katakanlah: Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah berputus asa dari rahmat Allah." (QS Az-Zumar: 53).
Secara psikologis, taubat melibatkan tiga lapisan jiwa:
1. Kesadaran (idrak), mengakui kesalahan tanpa membela diri.
2. Afeksi (infi'al), penyesalan, sedih, bahkan tangis.
3. Komitmen (iradah), niat untuk tidak kembali pada pola lama.
Nisfu Sya'ban hadir tepat di tengah perjalanan antara panjangnya rutinitas dunia dan beratnya latihan spiritual Ramadan. Seakan Allah memberi jeda agar manusia tidak memasuki Ramadan dengan jiwa yang pura-pura kuat.
Rasulullah ﷺ bersabda, "Allah melihat kepada seluruh makhluk-Nya pada malam Nisfu Sya'ban, lalu Dia mengampuni semuanya kecuali orang yang menyekutukan Allah dan orang yang menyimpan permusuhan."
(HR Ibn Mājah)
Dari sudut pandang psikologi Islam, hadis ini sangat dalam maknanya. Dendam, kebencian, dan iri hati adalah racun jiwa yang menghalangi penyembuhan batin. Taubat yang sehat tidak hanya vertikal kepada Allah, tetapi juga horizontal berdamai dengan sesama dan diri sendiri.
Banyak orang rajin ibadah, tetapi masih memikul luka lama dan rasa bersalah yang tak pernah dipeluk. Nisfu Sya'ban mengingatkan, sebelum meminta ampunan Tuhan, manusia perlu membersihkan ruang batin agar layak menerima cahaya Ramadan.
Ramadan bukan bulan bagi orang suci, melainkan bagi orang yang ingin disucikan. Namun proses itu akan terasa berat jika dimulai tanpa kejujuran. Nisfu Sya'ban adalah pintu pulang kembali ke fitrah, bukan ke masa lalu.
Rasulullah ﷺ bersabda, "Setiap anak Adam pasti berbuat salah dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah mereka yang bertaubat." (HR. Tirmidzi)
Psikologi Islam menempatkan harapan (raja') sebagai pilar kesehatan jiwa. Tanpa harapan akan rahmat Allah, taubat berubah menjadi rasa bersalah yang melumpuhkan. Nisfu Sya'ban menanamkan harapan itu bahwa pintu pulang selalu terbuka, bahkan sebelum Ramadhan datang.
Jika Ramadan adalah perjalanan panjang menuju kedekatan dengan Allah, Nisfu Sya’ban adalah tempat menata ulang arah kompas jiwa. Di sinilah taubat menemukan jalannya pelan, jujur, dan manusiawi.
Dan mungkin, yang Allah tunggu bukan kesempurnaan taubat kita, melainkan keberanian kita untuk pulang. (I-2)
Pemerintah mengklaim harga barang kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri 2026 lebih stabil dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Arah kebijakan Baznas ke depan termasuk target pengumpulan zakat nasional yang ditetapkan mencapai Rp160 triliun dan Baznas pusat sebesar Rp10 triliun pada 2031.
Momentum Ramadan mendorong spektrum belanja yang lebih luas—dari kebutuhan harian hingga pengeluaran yang lebih aspiratif.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Human Initiative terus melakukan evaluasi dalam setiap pelaksanaan program.
Konsumsi makanan dengan kadar gula maupun garam tinggi dapat menyebabkan kulit kehilangan hidrasi dan menjadi lebih kering.
KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh, meminta seluruh kadernya untuk memperkuat dan merapatkan barisan untuk menghadapi dinamika politik yang terus berubah.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem sekaligus Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, merespons usulan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pembatasan masa jabatan ketua umum partai politik.
FRAKSI Partai NasDem DPR RI mengusulkan kenaikan angka ambang batas parlemen (parliamentary threshold) dalam sistem pemilu mendatang.
Meski demikian, Kholid menegaskan bahwa setiap partai memiliki kedaulatan dalam mengatur mekanisme internalnya.
Menurut dia, figur-figur yang ingin menjadi calon presiden atau wakil presiden juga harus masuk terlebih dahulu sebagai kader partai politik.
KETUA Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membantah isu soal NasDem dan Gerindra akan melakukan penyatuan atau merger.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved