Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Komisi X DPR RI Kurniasih Mufidayati menegaskan pentingnya keberpihakan negara dalam menjamin keberlanjutan pendidikan bagi anak-anak sekolah dan mahasiswa yang terdampak bencana Sumatra. Salah satu langkah yang terus didorong adalah optimalisasi alokasi Program Indonesia Pintar (PIP), KIP Kuliah, bantuan UKT serta berbagai skema beasiswa lainnya selama masa pemulihan hingga beberapa waktu ke depan.
Menurut Kurniasih, bencana alam kerap berdampak langsung pada kondisi sosial dan ekonomi keluarga, sehingga meningkatkan risiko putus sekolah maupun terhentinya studi di jenjang perguruan tinggi. Oleh karena itu, dukungan negara melalui kebijakan afirmatif di bidang pendidikan menjadi sangat krusial.
"Dalam kondisi pascabencana, keluarga sering kali kehilangan mata pencaharian dan mengalami tekanan ekonomi yang berat. Negara harus memastikan anak-anak tetap bersekolah dan mahasiswa dapat melanjutkan studinya melalui optimalisasi PIP, KIP Kuliah, bantuan UKT dan berbagai beasiswa pendidikan lainnya," kata Kurniasih di Jakarta, Selasa (6/1).
Ia menegaskan, Komisi X DPR RI mendorong Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk melakukan pendataan yang akurat dan responsif terhadap peserta didik dan mahasiswa terdampak bencana. Mekanisme penyaluran bantuan pun perlu disesuaikan dengan kondisi lapangan agar tidak menghambat hak pendidikan mereka.
"Kami meminta agar kebijakan bantuan pendidikan tidak kaku secara administratif. Dalam situasi bencana, pendekatan yang digunakan harus adaptif, cepat, dan benar-benar berpihak pada keberlangsungan pendidikan anak dan mahasiswa," ujarnya.
Selain bantuan dari pemerintah pusat, Kurniasih juga mendorong penguatan peran pemerintah daerah, dunia usaha, serta lembaga filantropi untuk berkolaborasi dalam menyediakan beasiswa berkelanjutan bagi pelajar dan mahasiswa terdampak bencana.
Kolaborasi lintas sektor dinilai penting agar dukungan pendidikan tidak bersifat sementara, tetapi mampu menopang proses pemulihan jangka menengah dan panjang.
Lebih lanjut, Kurniasih menekankan bahwa menjaga akses pendidikan bagi generasi muda di wilayah terdampak bencana merupakan bagian dari strategi pemulihan sumber daya manusia. Pendidikan yang terjamin akan membantu anak-anak dan mahasiswa bangkit dari trauma, menjaga harapan, serta mempersiapkan mereka menjadi generasi yang tangguh.
"Pemulihan pascabencana tidak hanya membangun kembali fisik dan infrastruktur, tetapi juga memastikan kualitas sumber daya manusia tetap terjaga. Pendidikan adalah kunci agar anak-anak dan mahasiswa di Sumatera tetap memiliki masa depan yang lebih baik," pungkasnya. (H-3)
Anggota Komisi X DPR Muhammad Hilman Mufidi minta pengawasan UTBK SNBT diperketat dengan metal detector guna cegah kecurangan alat bantu dengar.
Anggota Komisi X DPR Ledia Hanifa soroti kecurangan UTBK-SNBT 2026. Ia desak penguatan pengawasan teknologi AI dan pembangunan karakter sejak dini.
Menurut Lestari, perlu komitmen bersama yang kuat agar mampu mewujudkan emansipasi perempuan di masa kini.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani meminta pengawasan UTBK SNBT 2026 diperketat menyusul temuan peserta tanam alat bantu di telinga.
Dalam pelaksanaan program revitalisasi satuan pendidikan tahun ini, dia menekankan pentingnya perencanaan yang matang, transparansi dalam penentuan prioritas, serta sinkronisasi
ANGGOTA Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Fraksi Partai Golkar yang juga Bendahara Umum PP KPPG, Adde Rosi Khoerunnisa, menyoroti kasus dugaan pelecehan seksual verbal di FH UI.
SEBANYAK 33.044 calon mahasiswa pendaftar KIP Kuliah Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dinyatakan eligible (layak) dari total 64.471 pendaftar.
WAKIL Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Tamsil Linrung menegaskan pentingnya pemerataan akses pendidikan melalui program Beasiswa KIP Kuliah.
Kemenag bantuan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) tahun anggaran 2025 kepada 25.964 mahasiswa.
PERASAAN gembira menyelimuti hati Ukhti Nia Ulfa, mahasiswa peraih beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) di Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh.
Sehari sebelum keberangkatan mengadu nasib menuju pulau Jawa itu, sebuah kabar datang laksana guyuran hujan di tengah kemarau panjang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved