Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MASALAH rambut rontok sering kali menjadi keluhan utama yang membawa pasien datang ke dokter spesialis kulit. Namun, dalam upaya mengatasinya, banyak orang justru melakukan langkah yang kurang tepat karena salah menentukan prioritas perawatan.
Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. dr. Kusmarinah Bramono, Sp.D.V.E, Subsp.D.T. Ph.D. FINSDV, FAADV, mengungkapkan bahwa salah satu kesalahan mendasar masyarakat adalah hanya berfokus pada perawatan batang rambut.
"Pasien itu pada umumnya datang ke dermatolog karena masalah kerontokan rambut. Tapi, masalahnya, dalam merawat rambut itu mereka suka salah fokus," ujar Kusmarinah, dikutip Rabu (17/12).
Menurutnya, masyarakat cenderung memprioritaskan estetika batang rambut agar terlihat indah, namun abai terhadap kesehatan kulit kepala.
Padahal, kulit kepala merupakan fondasi utama tempat rambut tumbuh dan sangat rentan mengalami berbagai masalah kesehatan yang memicu kerontokan.
Selain salah fokus, Kusmarinah juga menyoroti kebiasaan masyarakat yang mudah mengikuti saran perawatan rambut tanpa memastikan dasar dan bukti ilmiahnya. Tindakan ini dinilai berisiko karena dapat mendorong penggunaan bahan atau produk yang tidak sesuai dengan kebutuhan medis pasien.
Alih-alih menyembuhkan, penggunaan produk yang tidak terverifikasi secara ilmiah justru berpeluang memperparah kondisi kerontokan dan mendatangkan masalah kesehatan baru pada rambut dan kulit kepala.
"Maka dari itu, perawatan kulit kepala menjadi penting untuk diperhatikan untuk mencegah jangan sampai rambut kita rontok," tegasnya.
Langkah pertama yang benar dalam mengatasi kerontokan adalah memahami jenis rambut dan kondisi kulit kepala masing-masing. Kesesuaian produk dengan kondisi biologis pengguna sangat menentukan efektivitas perawatan.
Kusmarinah menyarankan konsumen untuk lebih teliti memeriksa kandungan dalam produk perawatan. Ia menyebutkan beberapa zat aktif yang biasanya ditemukan dalam produk perawatan kulit (skincare) ternyata memiliki manfaat besar jika diaplikasikan pada kulit kepala.
Beberapa kandungan tersebut di antaranya:
Niacinamid
Bahan ini dikenal efektif untuk membantu mengurangi iritasi dan peradangan.
"Itu merupakan salah satu bahan yang sebetulnya bisa untuk produk perawatan kulit, tetapi ternyata juga bisa untuk (produk) kesehatan kulit kepala," kata Kusmarinah.
Asam Hialuronat (Hyaluronic Acid)
Bahan yang populer untuk menjaga kelembapan kulit ini juga sangat bermanfaat bagi kesehatan kulit kepala guna mencegah kekeringan yang ekstrem.
Dengan beralih pada perawatan yang berbasis bukti ilmiah dan fokus pada kesehatan kulit kepala, diharapkan masyarakat dapat menangani masalah kerontokan rambut secara lebih optimal dan berkelanjutan. (Ant/Z-1)
Secara alami, rambut manusia bisa rontok sekitar 50 sampai 100 helai per hari. Namun, jika jumlahnya melebihi itu atau terjadi terus-menerus, maka disebut rambut rontok berlebihan.
Stres tidak hanya memengaruhi mental tetapi juga penampilan. Dari jerawat hingga rambut rontok, berikut 10 perubahan pada wajah dan tubuh akibat stres.
Rambut rontok menyerang 85% pria dan 33% perempuan. Simak panduan lengkap pengobatan medis, inovasi terbaru 2026, hingga saran ahli untuk mengatasinya.
Sejumlah studi menunjukkan bahwa sebagian besar kasus rambut rontok justru bermula dari kondisi kulit kepala yang tidak sehat.
Kerontokan rambut yang dipicu oleh menopause merupakan salah satu kondisi yang paling menantang secara emosional bagi perempuan
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kelembapan kulit bayi dan memilih material popok yang tepat untuk cegah iritasi.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kesehatan kulit anak di tengah cuaca panas, mulai dari pelembap hingga nutrisi.
Dokter spesialis kulit dr. Arini Astasari Widodo menyarankan perawatan kulit dilakukan 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan makeup menempel sempurna.
Ketua Perdoski dr. Hanny Nilasari memperingatkan bahwa virus HPV tidak hanya menular lewat hubungan seksual, tapi juga kontak kulit dan objek tertentu.
Ahli estetika dr. Dewita Kamaruddin memperingatkan munculnya tanda penuaan di usia 20-an akibat gaya hidup buruk. Simak tips perawatannya di sini.
Jelita, kamu punya tas, dompet, atau asesoris fesyen lainnya berbahan kulit yang keren tapi masih diragukan kehalalan material dan prosesnya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved