Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Penggunaan steroid anabolik untuk membentuk otot dengan cepat semakin populer di kalangan penggemar gym. Namun, dokter memperingatkan adanya risiko serius terhadap kesehatan, termasuk potensi peningkatan risiko kanker payudara, terutama pada wanita. Artikel ini membahas penjelasan ilmiah dan hasil riset terbaru mengenai hubungan steroid dan kanker payudara.
Steroid anabolik (Anabolic Androgenic Steroids/AAS) merupakan turunan sintetis dari hormon testosteron. Obat ini dirancang untuk meningkatkan massa otot dan kekuatan fisik, tetapi penyalahgunaannya dapat mengganggu keseimbangan hormon alami tubuh.
Jenis steroid ini berbeda dengan glukokortikoid yang digunakan secara medis untuk peradangan, meskipun keduanya sama-sama termasuk kelompok hormon steroid.
Steroid anabolik bekerja dengan meningkatkan kadar androgen, yaitu hormon yang juga bisa diubah menjadi estrogen melalui proses aromatisasi.
Kelebihan hormon seks ini dapat menstimulasi sel-sel di jaringan payudara, yang berpotensi memicu pertumbuhan abnormal.
Riset menunjukkan kadar estrogen dan androgen yang tinggi pada wanita bisa meningkatkan risiko kanker payudara. Meski belum ada bukti langsung dari pengguna AAS di gym, mekanisme biologinya membuat dokter tetap memberi peringatan dini.
Beberapa studi ilmiah telah meneliti hubungan hormon steroid dengan kanker payudara:
Meski hasilnya belum konklusif, para peneliti sepakat bahwa gangguan hormonal akibat steroid dapat menciptakan kondisi yang memicu kanker.
Selain potensi risiko kanker, penyalahgunaan steroid juga dapat menyebabkan:
Belum ada bukti kuat bahwa steroid anabolik langsung menyebabkan kanker payudara, tetapi bukti biologis menunjukkan adanya risiko. Penggunaan steroid tanpa pengawasan medis sangat tidak disarankan karena efek sampingnya bisa merusak sistem hormon dan organ vital.
Jika ingin membentuk tubuh ideal, lakukan dengan latihan konsisten, nutrisi seimbang, dan konsultasi profesional — bukan dengan jalan pintas berisiko tinggi. (Biomedcentral/Z-10)
Fenomena ini terlihat dari maraknya event fitness kompetitif serta meningkatnya minat komunitas terhadap program latihan yang lebihterstruktur.
Hotel Ciputra Jakarta resmi meluncurkan fasilitas Spa dan Gym baru hasil kolaborasi dengan Sun Life, menghadirkan pengalaman relaksasi premium dengan produk L’Occitane.
DI tengah meningkatnya minat pada sports science dan latihan berbasis data di Indonesia, Technogym hadir di Indonesia Sports Summit 2025 dengan membawa berbagai teknologi dan solusi training terbarunya.
Bingung memilih gym? Simak 5 tips penting agar tidak salah pilih, mulai dari biaya, lokasi, fasilitas, hingga kelas olahraga yang sesuai kebutuhan Anda.
Di gym privat, fasilitas seperti FitBench untuk program latihan lengkap serta treadmill dilengkapi dengan myofascial roller yang mendukung pemulihan otot.
Peneliti Brasil menemukan konsumsi Vitamin D dosis rendah setiap hari dapat meningkatkan peluang hilangnya kanker payudara hingga 43% selama kemoterapi.
Data BPJS Kesehatan 2021-2025 menunjukkan lonjakan kasus kanker payudara hingga 860 ribu kasus. Simak pentingnya deteksi dini dan layanan JKN bagi perempuan.
Peneliti meluncurkan proyek BRIDGE untuk mengungkap cara kanker payudara mengelabui sistem imun. Temukan harapan baru bagi pengobatan personalisasi yang lebih akurat.
Peneliti Universitas Airlangga mengembangkan turunan pinostrobin dari temu kunci yang berpotensi lebih efektif dan aman untuk terapi kanker payudara.
Dari studi tersebut, terdapat beberapa temuan utama terkait faktor gaya hidup setelah diagnosis kanker payudara dan pengaruhnya terhadap peluang kesembuhan ataupun kelangsungan hidup
Berdasarkan studi terkini, jumlah kasus kanker di tanah air diprediksi meningkat hingga lebih dari 70% pada 2050 jika upaya preventif dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved