Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYAKIT jantung masih menjadi penyebab kematian terbesar di Indonesia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat penyakit jantung koroner atau ischaemic heart disease menempati urutan teratas penyebab kematian, mengungguli penyakit tidak menular (PTM) lainnya seperti diabetes, stroke, dan asma.
Sayangnya, penyakit ini tidak hanya menyerang orang tua. Remaja pun kini mulai masuk kelompok berisiko akibat gaya hidup yang tidak sehat. “Penyakit jantung tidak mengenal usia, faktanya banyak anak remaja juga bisa yang berisiko bahkan sampai terkena penyakit jantung,” ungkap Kementerian Kesehatan dikutip Rabu (24/9)
Ada sejumlah faktor utama yang memicu terjadinya penyakit jantung:
Untuk mencegah penyakit jantung, konsumsi buah dan sayur tidak bisa ditawar. Keduanya kaya antioksidan, vitamin, mineral, sekaligus serat yang membantu menurunkan kadar kolesterol jahat. Serat larut air dapat mengikat garam empedu (produk akhir kolesterol) dan membuangnya keluar tubuh.
Karena itu, Kemenkes mengajak masyarakat menerapkan konsep Isi Piringku dengan mengisi setengah piring makanan dengan buah dan sayur.
Penyakit jantung sering kali datang tanpa gejala. Dengan pola hidup sehat, aktif bergerak, dan membiasakan konsumsi buah serta sayur setiap hari, risiko bisa ditekan sejak dini. (H-2)
Riset terbaru mengungkap kenaikan berat badan di usia muda jauh lebih mematikan. Simak kaitan obesitas dini dengan risiko jantung dan diabetes.
Masalah utama ada pada gejala yang sering terlihat biasa. Pada bayi, tanda awal penyakit jantung bawaan kerap muncul dalam bentuk perubahan fisik yang halus, tetapi signifikan.
Penumpukan kalsium pada dinding arteri koroner bukan sekadar tanda kerusakan radiologis, melainkan cerminan proses biologis akibat faktor risiko seperti diabete dan, hipertensi.
Kebiasaan rutin yang dilakukan sehari-hari juga dapat memengaruhi kesehatan jantung Anda.
Laporan terbaru AHA mengungkap penyakit jantung masih jadi penyebab kematian tertinggi. Faktor risiko seperti obesitas, hipertensi, dan diabetes terus meningkat.
Aritmia bisa terjadi pada usia muda tanpa disadari. Kenali gejala ringan, faktor pemicu, dan cara pencegahannya agar terhindar dari gangguan jantung berbahaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved