Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KESEHATAN gigi dan anemia masih menjadi gangguan kesehatan yang sering ditemukan dalam program cek kesehatan gratis (CKG) di sekolah. Salah satunya di SMA Negeri 1 Baturaden, Jawa Tengah mengungkap sejumlah temuan kesehatan yang penting untuk menjadi perhatian, khususnya di kalangan remaja.
Dari hasil skrining yang dilakukan terhadap 360 siswa kelas 10, gangguan pada kesehatan gigi dan mulut menjadi temuan terbanyak.
Dokter Puskesmas Baturaden 2, Anisa, menjelaskan bahwa sebagian besar siswa menunjukkan kondisi gigi berlubang, penumpukan karang, hingga sisa makanan yang tertinggal di sela-sela gigi akibat kebiasaan menyikat gigi yang kurang optimal.
"Kondisi ini umumnya disebabkan oleh kebiasaan menyikat gigi yang kurang tepat. Banyak siswa hanya menyikat gigi saat mandi pagi, padahal menyikat gigi sebaiknya dilakukan setelah makan. Akibatnya, saat tiba di sekolah, kondisi gigi sudah kembali kotor," jelas Anisa dalam keterangannya, Jumat (8/8).
Selain masalah gigi, tim medis juga menemukan tanda-tanda anemia ringan, terutama pada siswi. Temuan ini terdeteksi dari kadar hemoglobin (Hb) yang rendah saat pemeriksaan.
"Anemia ringan cukup sering muncul. Sedangkan pada siswa laki-laki, kami menemukan tekanan darah tinggi yang bersifat reaktif, kemungkinan karena kurang tidur atau kebiasaan begadang,” lanjutnya.
Sebagai tindak lanjut dari temuan tersebut, pihak puskesmas juga membagikan Tablet Tambah Darah (TTD) kepada para siswi sebagai langkah pencegahan anemia. TTD ini diharapkan dapat membantu menjaga kadar hemoglobin tetap stabil dan mendukung kesehatan para remaja putri.
Selain pemberian tablet, tim medis juga memberikan edukasi langsung di lokasi. Materi yang disampaikan mencakup teknik menyikat gigi yang benar, pentingnya sarapan sebelum beraktivitas, serta menjaga pola tidur yang cukup sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
"Hal-hal kecil seperti sarapan teratur dan tidur cukup sebenarnya berdampak besar. Kalau sudah dibiasakan sejak remaja, ini akan jadi investasi kesehatan yang kuat di masa depan," jelas Anisa.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Program CKG Sekolah, yang resmi diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan RI pada 4 Agustus 2025. Program ini menargetkan lebih dari 53 juta pelajar di seluruh Indonesia, dengan fokus pada edukasi, deteksi dini, dan peningkatan kesadaran akan pentingnya kesehatan di kalangan generasi muda. (H-3)
Data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menunjukkan sekitar 96% masyarakat tidak mengunjungi dokter gigi dalam satu tahun terakhir.
Tips cegah bau mulut saat puasa: batasi kopi & manis, cukup air, buah-sayur, sikat gigi setelah sahur flossing, bersihkan lidah; cek gigi aman di Smileworks Jakarta.
Selain teknik pembersihan gigi, edukasi kesehatan rongga mulut juga harus mencakup aspek gaya hidup, terutama pola makan.
Menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang anak.
Peneliti dari University at Buffalo menemukan bahwa air liur mengalami evolusi cepat pada primata, dipengaruhi pola makan dan lingkungan.
Peneliti King’s College London menemukan keratin dari rambut dan kulit mampu memperbaiki serta melindungi enamel gigi, bahkan lebih efektif dari fluoride.
Dokter spesialis anak dr. Lucky Yogasatria memperingatkan risiko konsumsi susu berlebih yang dapat mengganggu penyerapan zat besi dan memicu anemia pada anak.
Studi IHDC mengungkap hubungan signifikan antara stunting, anemia, dan rendahnya kemampuan working memory pada anak usia sekolah di Indonesia.
Kekurangan zat besi berdampak pada kecerdasan anak.
Memahami perbedaan antara pucat biasa dan pucat akibat gagal ginjal dapat menjadi langkah penyelamatan nyawa yang krusial bagi Anda dan keluarga.
Anemia renal adalah kondisi di mana jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin (Hb) berada di bawah normal akibat penurunan fungsi ginjal, berbeda dengan anemia biasa.
Menu ini diharapkan bisa menjadi contoh bagaimana pangan lokal dan bahan tradisional dapat diolah menjadi makanan bergizi yang fungsional dan mudah diterima masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved