Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DERMATOLOG Hafiza Fikri Fadel menjelaskan mengapa eksfoliasi kulit tidak boleh dilakukan secara berlebihan agar kesehatan kulit terjaga.
Fiza, dokter lulusan Pendidikan Spesialis Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dikutip Senin (4/8), menjelaskan bahwa eksfoliasi berlebihan menyebabkan kulit mudah kering dan kemerahan. Selain itu, salah satu ciri kulit terlalu sering dieksfoliasi adalah kulit terasa seperti tertarik setelah mencuci muka.
Dia menjelaskan bahwa kulit melakukan pergantian sel terluar atau epidermal secara normal dalam kurun waktu 28-40 hari.
"Jadi, ibaratnya kulit yang lama diganti dengan kulit yang baru, proses pergantian itu sekitar 28-40 hari," kata Fiza.
Selama proses pergantian tersebut, beberapa produk biasanya digunakan untuk mendukung percepatan eksfoliasi atau pergantian sel kulit.
Menurut Fiza, menggunakan bantuan produk untuk mengangkat sel-sel kulit mati tersebut dan mempercepat pergantian sel kulit boleh saja dilakukan asalkan tidak berlebihan.
Oleh karena itu, dia menyarankan untuk menggunakan produk yang tidak hanya berfungsi untuk eksfoliasi, namun, juga mempersiapkan lapisan kulit berikutnya setelah eksfoliasi.
Cara tersebut, kata Fiza, membantu menjaga hidrasi alami sehingga kulit tidak kering serta kelembapan alami kulit tetap terjaga.
Merawat kulit dengan eksfoliasi merupakan salah satu cara yang baik untuk menjaga kesehatan kulit. Proses itu bisa membuat kulit tampak lebih halus dan bercahaya, melalui pengangkatan kotoran yang mengendap dalam pori-pori.
Pemilihan produk eksfoliasi wajah juga sebaiknya dipastikan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kulit masing-masing individu, yang memiliki karakter berbeda-beda. (Ant/Z-1)
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kelembapan kulit bayi dan memilih material popok yang tepat untuk cegah iritasi.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kesehatan kulit anak di tengah cuaca panas, mulai dari pelembap hingga nutrisi.
Dokter spesialis kulit dr. Arini Astasari Widodo menyarankan perawatan kulit dilakukan 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan makeup menempel sempurna.
Ketua Perdoski dr. Hanny Nilasari memperingatkan bahwa virus HPV tidak hanya menular lewat hubungan seksual, tapi juga kontak kulit dan objek tertentu.
Ahli estetika dr. Dewita Kamaruddin memperingatkan munculnya tanda penuaan di usia 20-an akibat gaya hidup buruk. Simak tips perawatannya di sini.
Jelita, kamu punya tas, dompet, atau asesoris fesyen lainnya berbahan kulit yang keren tapi masih diragukan kehalalan material dan prosesnya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved