Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETIKA berbicara tentang kesehatan, kita sering fokus pada pola makan, olahraga, kesehatan mental, atau pencegahan penyakit. Namun, ada satu aspek penting yang kerap diabaikan: kesehatan mulut.
Menjaga mulut tetap sehat bukan hanya soal menghindari gigi berlubang. Kesehatan mulut berperan penting dalam mendukung kesehatan seluruh tubuh.
Mulut adalah rumah bagi miliaran bakteri, sebagian besar tidak berbahaya. Namun, kebersihan mulut yang buruk dapat memicu pertumbuhan bakteri berbahaya. Bakteri ini bisa masuk ke aliran darah dan memicu berbagai masalah kesehatan.
Penyakit gusi, seperti periodontitis, bukan hanya menyerang area mulut, tapi juga dapat berdampak pada organ lain, termasuk jantung.
Penderita diabetes tipe 2 memiliki risiko lebih tinggi mengalami penyakit gusi. Sebaliknya, penyakit gusi yang parah dapat menyulitkan pengendalian kadar gula darah.
Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara penyakit gusi dengan penyakit jantung. Peradangan dan bakteri dari gusi yang terinfeksi dapat meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, hingga penyumbatan arteri.
Bakteri di mulut yang terhirup ke paru-paru dapat menyebabkan infeksi pernapasan, seperti pneumonia.
Kebersihan mulut yang buruk selama kehamilan dikaitkan dengan kelahiran prematur, berat badan bayi rendah, diabetes gestasional, hingga preeklamsia. Peradangan akibat penyakit gusi dapat mengganggu perkembangan janin.
Masalah gigi seperti gigi ompong, kerusakan gigi, atau bau mulut dapat menurunkan rasa percaya diri. Rasa sakit akibat masalah gigi juga bisa mengganggu makan, tidur, dan berbicara, yang pada akhirnya memengaruhi kesejahteraan sosial Anda.
Kesehatan mulut bukan hanya tentang penampilan gigi dan senyuman, tetapi juga memiliki dampak besar pada kesehatan fisik, mental, dan sosial.
Memahami hubungan antara mulut dan tubuh adalah langkah penting. Jadi, pastikan Anda menjaga kebersihan mulut dan melakukan pemeriksaan gigi secara rutin. (Health line/Z-2)
Masyarakat harus lebih berhati-hati akan kondisi gusi mereka, karena radang yang terjadi di mulut bisa membuat berbagai penyakit serius yang berbahaya.
Penelitian terbaru menemukan orang dengan gigi berlubang dan penyakit gusi memiliki risiko stroke 86% lebih tinggi.
Ocimum sanctum, atau yang lebih dikenal dengan kemangi suci, kini menjadi perhatian dunia medis sebagai agen antimikroba potensial untuk terapi penyakit periodontal.
Riset terbaru mengungkap kenaikan berat badan di usia muda jauh lebih mematikan. Simak kaitan obesitas dini dengan risiko jantung dan diabetes.
Masalah utama ada pada gejala yang sering terlihat biasa. Pada bayi, tanda awal penyakit jantung bawaan kerap muncul dalam bentuk perubahan fisik yang halus, tetapi signifikan.
Penumpukan kalsium pada dinding arteri koroner bukan sekadar tanda kerusakan radiologis, melainkan cerminan proses biologis akibat faktor risiko seperti diabete dan, hipertensi.
Kebiasaan rutin yang dilakukan sehari-hari juga dapat memengaruhi kesehatan jantung Anda.
Laporan terbaru AHA mengungkap penyakit jantung masih jadi penyebab kematian tertinggi. Faktor risiko seperti obesitas, hipertensi, dan diabetes terus meningkat.
Aritmia bisa terjadi pada usia muda tanpa disadari. Kenali gejala ringan, faktor pemicu, dan cara pencegahannya agar terhindar dari gangguan jantung berbahaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved