Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Ekonomi Kreatif menyambut baik gelaran acara yang dibuat oleh PT. Bintang Sempurna dalam merangkul pelaku industri fotografi untuk meningkatkan geliat ekonomi kreatif di tanah air.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, acara yang bertajuk "From Pixel to Print" yang digelar tersebut melibatkan para fotografer, komunitas, kreator visual, vendor bahan, serta stakeholder di bidang teknologi.
"Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya pada Bintang Sempurna dalam menciptakan ruang kreatif yang mempertemukan seniman visual, nilai keekonomian dan industri percetakan dalam satu ekosistem. Dengan banyaknya foto berkualitas yang dihasilkan oleh fotografer profesional, kemudian foto-foto tersebut dicetak, hal ini tentu menumbuhkan geliat industri percetakan," ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Minggu (6/7).
Di tempat yang sama, perwakilan Direktorat Penerbitan dan Fotografi Kementerian Ekonomi Kreatif, Richard Silaen menyatakan bahwa pihaknya mendukung sekitar 12.000 fotografer jalanan yang memberikan sumbangsih pemesanan foto cetak agar sebuah percetakan tetap beroperasional dengan menghasilkan keuntungan.
"Dari sekitar 12.000 fotografer jalanan yang tergabung dalam berbagai asosiasi juru foto, secara keseluruhan mereka memiliki 3 juta pelanggan. Jika seluruh street fotografer menghasilkan beberapa order bagi percetakan, tentu hal ini telah menciptakan ekonomi kreatif bagi berbagai percetakan," ujar Richard.
Bagi Kemenekraf, lanjut Richard, pegiat fotografi dan pengelola wisata merupakan supply chain atau rantai pasok bagi industri percetakan. Pihaknya akan terus hadir untuk menjembatani agar ekonomi kreatif bisa terus tercipta dari fotografer, pengelola wisata dan pemilik percetakan.
Sementara itu, CEO Bintang Sempurna, Laurensius Candra berharap agar Kemenekraf bisa terus mendukung kolaborasi antara pegiat fotografi, pengelola wisata dan pemilik percetakan agar ekosistem ekonomi kreatif bisa terus bergulir.
"Pelaku industri cetak tentu membutuhkan teman-teman artis, fotografer dan juga pengusaha tempat-tempat wisata agar mereka bisa terus memberikan kami order percetakan. Model-model yang difoto dan spot-spot wisata yang difoto dan kemudian dicetak, tentu dapat menggairahkan industri percetakan," ujar Lauren.
Seperti diketahui sebelumnya dengan mengusung slogan "Imagine Virtually, Feel Physically", Bintang Sempurna ingin mengeksplorasi peran penting teknologi digital printing dalam meningkatkan nilai visual dan potensi bisnis dibalik karya fotografi.
Selama satu hari penuh ini, para fotografer yang hadir mendapatkan ilmu fotografi dari maestro fotografi Indonesia Darwis Triadi, Founder Baby Props & Asia Newborn Conference (ANC) Lucia Hartanto, dan Andi Kusnadi sebagai Pemimpin Redaksi Majalah Fotografi Indonesia.
Melalui acara ini, PT Bintang Sempurna berharap bisa menjadi ruang pertemuan ide, kolaborasi serta eksplorasi yang sesuai dengan kebutuhan bagi pelaku industri kreatif di Indonesia. Adanya acara ini juga mempertemukan seluruh elemen ekosistem industri fotografi Indonesia menjadi satu wadah kolaboratif untuk mengembangkan industri fotografi dan printing dalam membangun pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia. (H-2)
Sejak April 2025, Selfie Time telah menambah 26 cabang baru, mencerminkan laju pertumbuhan yang pesat dan antusiasme pasar terhadap konsep unik yang ditawarkan.
Lestari Moerdijat menegaskan bahwa seni ukir bukan sekadar karya artistik, melainkan bagian dari identitas budaya bangsa.
WTC Jakarta dan WTCA mengintegrasikan seni dalam ekosistem bisnis untuk memperkuat hubungan internasional dan mendorong ekonomi kreatif Indonesia.
IDD Pavilion akan menampilkan kurasi produk pilihan dari desainer Alvin Tjitrowirjo.
Renaldy Pujiansyah menyoroti pentingnya sistem dalam industri kreatif Indonesia guna memaksimalkan potensi ekonomi dan menghindari polemik berulang.
Pengrajin menyelesaikan pembuatan ondel-ondel di Cipondoh, Kota Tangerang.
KETUA Umum DPP Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs), Kawendra Lukistian mengaku geram terhadap kasus videografer Amsal Sitepu. Kawendra mendesak agar Amsal dijatuhi vonis bebas
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved