Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER Jantung di RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, dr. Ade Meidian Ambari, menjelaskan mengenai angina refrakter yang merupakan kondisi nyeri dada akibat penyakit jantung yang terus berulang selama tiga bulan atau lebih meskipun pasien sudah menjalani pengobatan secara optimal.
“Kalau pasien sudah diberi obat, pasang ring, atau bypass tapi tetap nyeri dada selama tiga bulan, itu disebut angina refrakter,” ungkapnya dalam talkshow di Instagram resmi Kementerian Kesehatan.
Lebih lanjut, kondisi angina refrakter membuat pembuluh darah yang menyuplai oksigen ke otot jantung tidak mampu mengimbangi kebutuhan aliran darah meskipun tindakan invasif sudah dilakukan. Baca berita tanpa iklan. Faktor seperti penyempitan menyebar, gangguan mikro-vaskular, atau respons tubuh terhadap perawatan sebelumnya bisa menjadi penyebab. Selain itu, kerusakan jantung yang sudah kronis membuat gejala sulit hilang sepenuhnya.
Ade menjelaskan bahwa kondisi ini kerap terjadi pada pasien yang sebelumnya mengalami serangan jantung dan memiliki faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, atau kolesterol LDL yang tinggi.
Gejala khas dari kondisi ini meliputi nyeri dada di bagian tengah, rasa sesak seperti ditekan beban berat, nyeri menjalar ke lengan kiri atau ulu hati, timbul saat aktivitas ringan dan membaik saat istirahat, dan muncul berulang lebih dari tiga bulan.
Meskipun tidak semua pasien bisa menjalani tindakan invasif kembali, ada terapi non-bedah bernama External Counterpulsation (ECP) yang dapat menjadi pilihan. Terapi ini merangsang aliran darah ke jantung dengan tekanan ritmis dari luar tubuh melalui manset yang dipasang di kaki.
“Efeknya seperti olahraga, tapi pasif,” ujar Ade.
Terapi ini diberikan dalam 35 sesi selama tujuh minggu dan hanya dilakukan jika kondisi pasien memenuhi kriteria medis tertentu. Nyeri dada yang tetap kambuh setelah ring atau bypass bisa jadi disebabkan oleh angina refrakter, kondisi lanjutan dari penyakit jantung koroner.
Deteksi dini, evaluasi menyeluruh, dan terapi lanjutan seperti ECP dapat menjadi bagian penting dalam penanganan jangka panjang pasien jantung. (H-2)
Riset terbaru mengungkap kenaikan berat badan di usia muda jauh lebih mematikan. Simak kaitan obesitas dini dengan risiko jantung dan diabetes.
Masalah utama ada pada gejala yang sering terlihat biasa. Pada bayi, tanda awal penyakit jantung bawaan kerap muncul dalam bentuk perubahan fisik yang halus, tetapi signifikan.
Penumpukan kalsium pada dinding arteri koroner bukan sekadar tanda kerusakan radiologis, melainkan cerminan proses biologis akibat faktor risiko seperti diabete dan, hipertensi.
Kebiasaan rutin yang dilakukan sehari-hari juga dapat memengaruhi kesehatan jantung Anda.
Laporan terbaru AHA mengungkap penyakit jantung masih jadi penyebab kematian tertinggi. Faktor risiko seperti obesitas, hipertensi, dan diabetes terus meningkat.
Aritmia bisa terjadi pada usia muda tanpa disadari. Kenali gejala ringan, faktor pemicu, dan cara pencegahannya agar terhindar dari gangguan jantung berbahaya.
Gangguan irama jantung atau aritmia kini menjadi salah satu penyebab meningkatnya kasus kematian jantung mendadak (Sudden Cardiac Death/SCD) di dunia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved