Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENELITIAN terbaru mengungkap kelebihan berat badan (obesitas) dan stres berkepanjangan, dapat meningkatkan risiko berbagai jenis kanker.
Menurut American Cancer Society, sekitar 20% kasus kanker berkaitan dengan obesitas.
Kelebihan lemak dalam tubuh dapat menyebabkan peradangan kronis, yang pada gilirannya memicu pertumbuhan sel kanker. Kadar insulin dan estrogen yang tinggi akibat obesitas juga dapat mempercepat perkembangannya.
Selain obesitas, stres berkepanjangan berpotensi meningkatkan risiko kanker. Hormon stres seperti kortisol dan adrenalin dapat mempercepat pertumbuhan tumor serta penyebaran sel kanker ke bagian tubuh lainnya.
Dalam hal ini pasien kanker dengan tingkat stres tinggi cenderung mengalami perkembangan penyakit yang lebih cepat. Hal ini disebabkan karena stres dapat melemahkan sistem imun, sehingga tubuh kesulitan melawan kanker.
Para ahli menyarankan gaya hidup sehat untuk mengurangi risiko kanker yang disebabkan oleh obesitas dan stres. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
"Menjalani pola hidup sehat adalah langkah terbaik untuk mencegah kanker yang dapat dipicu oleh obesitas dan stres. Masyarakat perlu lebih menyadari risiko ini agar dapat hidup lebih sehat," kata Dr. Michael Green, seorang ahli kanker dari Harvard Medical School.
Penelitian ini mengingatkan kita akan pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik dan mental guna mencegah kanker serta meningkatkan kualitas hidup. (American cancer society/The lancet oncology/harvard Medical shool/Z-2)
STRES idak hanya kondisi psikis, tetapi dapat berdampak pada kesehatan di antaranya gigi dan mulut.
KONSUMSI alkohol secara berlebihan dalam jangka panjang diketahui meningkatkan risiko berbagai jenis kanker.
KANKER merupakan penyebab kematian ketiga terbesar di Indonesia.
Kepastian diagnosis adalah kunci keberhasilan terapi kanker. Mayapada Hospital hadirkan PET-CT dan SPECT-CT untuk hasil diagnosis yang akurat dan presisi.
Lonjakan kanker HPV pada pria mencapai 46% menurut CDC 2026. Kanker tenggorokan jadi ancaman utama, vaksin terbukti turunkan risiko hingga 50%.
Konser amal Greatest Love of All sukses digelar di TIM, mengumpulkan dana Rp60 juta untuk perluasan Rumah Singgah Lions bagi anak pejuang kanker.
Tiga bahan alami yang mudah ditemukan di Indonesia, yakni kunyit, daun sirsak, dan bekatul beras hitam, berhasil dikombinasikan oleh peneliti BRIN menjadi formula kandidat antikanker.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved