Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Dian Sasmita mengatakan kekerasan pada anak rentan terjadi di lingkungan pendidikan seperti sekolah. Selain kekerasan fisik, ada juga seksual, maupun perundungan pada anak. Sebab, durasi interaksi anak dengan anak yang lain maupun guru sangat panjang.
"Lingkungan yang punya kerentanan tinggi terhadap anak adalah yang memiliki durasi interaksi dengan anak yang panjang. Misal di rumah sekitar 10-14 jam anak di rumah dan di sekolah capai 4-8 jam," kata Dia saat dihubungi, Minggu (29/12).
Ia menyebut lingkungan yang sangat rawan terjadi tindak kekerasan pada anak seperti rumah, lingkungan pendidikan hingga tempat bermain anak.
"Oleh karenanya 3 lingkungan tersebut perlu mendapatkan perhatian serius agar dapat menjadi lingkungan yang aman untuk anak," ujar Dian.
Hal itu sejalan dengan data yang dihimpun Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menyebut sepanjang 2024 kekerasan yang paling banyak terjadi di lembaga pendidikan adalah kekerasan seksual.
Dari 573 kasus yang diterima JPPI 42% diantaranya adalah laporan kekerasan tentang kekerasan seksual.
Dian mengusulkan agar pemerintah dan masyarakat sekitar gotong-royong menciptakan lingkungan yang aman, tanggung jawab dalam pengelola di sekolah/lembaga pendidikan.
"Pemerintah juga perlu memastikan dan mengambil upaya legislatif, yudikatif, dan administratif agar lingkungan pendidikan benar-benar menjadi tempat yang dapat melindungi anak dari segala bentuk kekerasaan, diskriminasi, eksploitasi, dan perlakuan salah lainnya," ujar dia.
Selain itu ia juga menyoroti masih terjadinya kasus tenaga pendidik terutama guru masih melakukan kekerasan secara seksual maupun fisik. Maka dibutuhkan peningkatan kapasitas guru serta menggaungkan hak-hak anak.
"Salah satunya dengan peningkatan kapasitas guru dan tenaga pendidik lainnya tentang hak anak dan perlindungan anak. Meningkatkan jumlah tenaga konselor di sekolah baik dengan guru konseling atau strategi lainnya," pungkas dia. (H-3)
Pelaku berinisial S, 30, yang merupakan ayah tiri korban, telah ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Dugaan motif sementara mengarah pada konflik rumah tangga, termasuk kemarahan pelaku terhadap ibu Alvaro yang bekerja di Malaysia.
Pelapor, korban, atau orangtua korban kekerasan pada anak butuh waktu lama untuk melapor dan tertangani dengan baik.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, upaya pencegahan kasus kekerasan pada anak dan perempuan harus dilakukan oleh semua pihak secara bersama-sama.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengutuk keras orangtua atau pelaku yang telah melakukan kekerasan dan menelantarkan anak di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Kekerasan fisik yang dilakukan tersangka terhadap anaknya dengan cara menyiram air panas dari dispenser ke kepala dan punggung korban sebanyak dua kali.
KPAI mengutuk keras kekerasan terhadap 53 anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta. Jasra Putra soroti lemahnya pengawasan dan regulasi daycare di daerah.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 14 orang meninggal dunia dalam insiden tersebut dan seluruhnya merupakan perempuan dewasa.
KASUS dugaan kekerasan terhadap anak di daycare Little Aresha di Kota Yogyakarta Komisioner KPAI, Diyah Puspitarini menyampaikan, ini adalah pengaduan yang kelima daycare bermasalah
Salah satu bentuk masih lemahnya pengawasan dan regulasi yakni banyak lembaga beroperasi tanpa izin resmi, tidak memiliki SOP.
KPAI menilai kasus kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta berlangsung sistematis dan masif. Desak penyelidikan hingga ke pemilik yayasan.
KPAI akan menyusun rekomendasi strategis berbasis bukti untuk disampaikan kepada Presiden, membentuk kelompok kerja khusus MBDK, dan mendorong pembatasan iklan minuman manis di ruang publik
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved