Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS klinik kecantikan abal-abal, seperti yang baru-baru ini mencuat dengan kenakalan oknum yang menawarkan perawatan instan seperti dermaroller yang dijual bebas untuk mengatasi kulit bopeng akibat jerawat (scar acne).
Meski menggiurkan, praktik semacam ini sering kali tidak terstandarisasi oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) maupun Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dan dapat berisiko pada kesehatan kulit serta keselamatan pasien.
Menanggapi maraknya kasus klinik kecantikan tidak terstandarisasi yang bermunculan belakangan ini, Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) akhirnya mengambil sikap tegas.
Berikut beberapa langkah penting dari dokter spesialis dermatologi dan venereologi, Muji Iswanty untuk menghindari jebakan klinik kecantikan tidak bertanggung jawab.
1. Periksa Legalitas dan Sertifikasi Klinik
Sebelum memilih klinik kecantikan, pastikan klinik tersebut memiliki izin resmi dari Kemenkes. Klinik yang terpercaya juga biasanya mendapatkan rekomendasi dari IDI. Anda dapat memeriksa legalitas mereka melalui situs resmi seperti https://www.kki.go.id atau www.idionline.org.
Selain itu, pastikan dokter yang menangani perawatan memiliki sertifikasi kompetensi yang valid.
2. Hindari Janji Hasil Instan
Klinik abal-abal sering kali menarik perhatian dengan janji hasil instan yang sulit dicapai, seperti "kulit mulus dalam satu kali perawatan". Perawatan medis yang aman dan efektif membutuhkan evaluasi mendalam serta proses bertahap.
Muji menekankan praktik seperti dermaroller yang dilakukan tanpa standar medis bisa menyebabkan iritasi, infeksi, hingga kerusakan kulit permanen.
3. Waspadai Produk Tidak Terdaftar BPOM
Klinik kecantikan sering kali menjual produk yang tidak terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Beberapa ciri kosmetik berbahaya antara lain memiliki bau menyengat, tidak tercampur rata, harga terlalu murah, serta tidak mencantumkan bahan-bahan yang jelas.
Nah, Anda bisa menggunakan aplikasi BPOM Mobile untuk memastikan keamanan produk yang digunakan.
4. Konsultasi dengan Dokter Spesialis Terpercaya
Jika Anda ingin melakukan perawatan kecantikan, pilih dokter spesialis dermatologi dan venerologi (SpDV) yang berkompeten.
Dokter yang kompeten dan berlisensi akan menjelaskan perawatan secara transparan, termasuk risiko dan manfaatnya. Hindari perawatan dari orang yang mengaku sebagai “dokter kecantikan” tetapi tidak memiliki lisensi resmi.
5. Hati-Hati dengan Perawatan Online Tanpa Konsultasi
Nah, membeli krim atau perawatan secara online tanpa pemeriksaan langsung oleh dokter adalah hal yang sangat berisiko.
Seperti yang dijelaskan Muji, krim yang dijual online sering kali mengandung bahan berbahaya seperti merkuri yang dapat menyebabkan reaksi alergi atau kerusakan kulit jangka panjang.
Dengan semakin banyaknya kasus seperti yang melibatkan Ria Beauty, penting bagi masyarakat untuk lebih selektif dan bijak dalam memilih layanan perawatan kecantikan.
Ingat bahwa kesehatan kulit, tidak dapat dikompromikan dengan iming-iming hasil instan yang tidak aman.
Tetap prioritaskan keselamatan dengan selalu memilih perawatan medis yang terstandarisasi. (Z-1)
PENDEKATAN dalam dunia estetika terus mengalami evolusi.
PERAWATAN wajah kini bergeser dari obsesi memutihkan kulit menjadi upaya menjaga kesehatan kulit secara menyeluruh.
Dengan pendekatan berbasis customer-centric dan solution-first, Miracle mengidentifikasi tiga isu pokok hiperpigmentasi berdasarkan skin issues atau cases.
idsMED Aesthetics secara resmi mengumumkan penunjukan sebagai distributor eksklusif produk perawatan kulit dermatologi asal Amerika Serikat, Obagi Medical, di Indonesia.
INDUSTRI perawatan kecantikan di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan kulit.
Dalam presentasinya, dr. Olivia membawakan materi berjudul 'Breaking Barriers, Building Brands: A Woman’s Path to Business Leadership'.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kelembapan kulit bayi dan memilih material popok yang tepat untuk cegah iritasi.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kesehatan kulit anak di tengah cuaca panas, mulai dari pelembap hingga nutrisi.
Dokter spesialis kulit dr. Arini Astasari Widodo menyarankan perawatan kulit dilakukan 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan makeup menempel sempurna.
Ketua Perdoski dr. Hanny Nilasari memperingatkan bahwa virus HPV tidak hanya menular lewat hubungan seksual, tapi juga kontak kulit dan objek tertentu.
Ahli estetika dr. Dewita Kamaruddin memperingatkan munculnya tanda penuaan di usia 20-an akibat gaya hidup buruk. Simak tips perawatannya di sini.
Jelita, kamu punya tas, dompet, atau asesoris fesyen lainnya berbahan kulit yang keren tapi masih diragukan kehalalan material dan prosesnya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved