Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan pemerintah RI akan memberi bantuan kemanusiaan untuk empat negara sekaligus yaitu Yaman, Sudan, Palestina dan Vietnam. Negara-negara tersebut tengah mengalami krisis kemanusiaan dipicu oleh bencana dan konflik.
“Indonesia turut berbelasungkawa atas kejadian krisis kemanusiaan yang dialami oleh negara-negara sahabat yaitu Yaman, Sudan, Palestina, dan Vietnam. Indonesia akan terus berupaya untuk turut serta memberikan bantuan untuk meringankan beban penderitaan saudara-saudara kita di negara tersebut,” ungkapnya dalam konferensi pers terkait Rakor Tingkat Menteri (RTM) Perencanaan dan Pelaksanaan Pemberian bantuan Kemanusiaan ke Yaman, Sudah, Palestina, dan Vietnam, di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (8/10).
Baca juga : Di Israel, Menlu AS Bertemu Netanyahu dan Menlu Bahrain
Lebih lanjut, Muhadjir mengatakan bahwa pemerintah telah memutuskan untuk memberikan bantuan kemanusiaan yang berasal dari Dana Siap Pakai atau DSP yang dikelola oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kepada Yaman yang mengalami bencana banjir, Sudan dan Palestina masing-masing US$1 juta.
“Kemudian khusus untuk Vietnam yang mengalami bencana topan yagi pada September lalu akan diberikan bantuan secara tunai senilai US$1 juta melalui dana kerja sama bangunan internasional,” kata Muhadjir.
Baca juga : Lautan Pendukung Houthi Respons Serangan AS, Inggris, Israel
Untuk bantuan masyarakat Indonesia yang dikelola oleh Baznas untuk Sudan senilai US$78,5 ribu juga dikatakan akan turut dikirimkan bersama-sama dengan bantuan dari pemerintah.
Baca juga : Pesawat Tempur Israel Targetkan Pelabuhan dan Pembangkit Listrik Yaman
Seluruh skema pembiayaan bantuan, terang dia, diharapkan sesuai dengan peraturan yang berlaku, baik dengan sumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun dukungan lembaga filantropi. Pengiriman bantuan, ujar Muhadjir, direncanakan akan dilakukan pada 14 Oktober 2024.
“Saya berharap pengiriman bantuan dapat meringankan beban para korban bencana dan krisis kemanusiaan di empat negara tersebut. Selain itu juga dapat mengukuhkan peran Indonesia dalam perdamaian dan aksi kemanusiaan internasional,” ujarnya.
Indonesia telah tiga kali mengirimkan bantuan kepada Palestina dengan total nilai US$4,07 juta dan kepada Sudan satu kali dengan nilai US$1 juta. (H-3)
Loyalis Mahmoud Abbas menang pemilu lokal Palestina, termasuk di Gaza. Partisipasi rendah, hasil dinilai langkah awal menuju persatuan politik nasional.
PPS melaporkan peningkatan penangkapan sistematis perempuan Palestina oleh Israel. 90 tahanan di Penjara Damon hadapi kondisi keras dan pelecehan.
MER-C Indonesia menyampaikan bahwa RS Indonesia di Gaza utara merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Tempo Scan memberikan layanan kesehatan gratis bagi 1.500 warga Palestina, terutama bagi kelompok rentan.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Selama periode yang sama, sebanyak 761 jasad warga Palestina telah ditemukan.
Baznas menerima kunjungan dari organisasi kemanusiaan asal Libya, Shaikh Tahir Alzawi Charity Organisation (STACO).
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Sudan untuk Indonesia, Yassir Mohamed Ali Mohamed, di Kantor Pusat Baznas, Jakarta.
Pertandingan krusial Piala Afrika 2025 antara Sudan vs Burkina Faso di Group E berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Timnas Burkina Faso pada Rabu (31/12) di Stade Mohammed V.
Sudan menjaga asa lolos ke fase gugur Piala Afrika 2025 setelah menang tipis 1-0 atas Guinea Ekuatorial.
Riyad Mahrez mencetak dua gol dan membawa Timnas Aljazair menang atas Sudan pada laga pertama Piala Afrika 2025. Laga Aljazair vs Sudan berakhir dengan skor 3-0.
PAPAN reklame digital berukuran raksasa yang menyoroti dugaan peran Uni Emirat Arab (UEA) dalam perang Sudan kini terpampang mencolok di pusat Kota London, Inggris.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved