Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca yang akan terjadi di Jawa Barat pada Kamis, 8 Agustus 2024.
Dalam keterangan resminya BMKG memprakirakan ada sembilan wilayah di Jawa Barat yang akan dilanda hujan.
Prakiraan cuaca di Jawa Barat ini juga akan berpengaruh terhadap wilayah yang terdampak hujan lebat.
Baca juga : Prakiraan Cuaca Bogor 6 Agustus 2024: Siap-siap Payung dan Jas Hujan sebelum Beraktivitas
Sembilan wilayah yang diwaspadai tersebut adalah Kota Tasikmalaya, Tasikmalaya, Bogor, Kota Depok, Sukabumi, Cianjur, Kota Bekasi, Garut dan Bandung.
Untuk kesembilannya ini masuk ke dalam kategori waspada dan akan berdampak akibat hujan lebat tersebut.
Lalu BMKG Jawa Barat juga memberitahukan empat dampak yang kemungkinan akan terjadi akibat hujan lebat di sembilan wilayah itu.
Baca juga : Sebagian Besar Wilayah Indonesia Diprakirakan Akan Diguyur Hujan
Untuk hal itu jika terjadi empat dampak tersebut, BMKG juga memberikan tips apa yang harus warga lakukan ketika terjadi bencana pasca hujan lebat.
Prakiraan cuaca di Jawa Barat yang akan terjadi hujan lebat ini difaktori oleh beberapa pengaruh awan.
Menurut BMKG Jawa Barat pembentukan awan dan hujan terjadi di sebagian wilayah tersebut. Hal itu dikarenakan suhu muka laut di sekitar perairan Indonesia bagian barat relatif hangat.
Baca juga : Prakiraan Cuaca Jakarta Hari ini, Cerah Berawan
Sehingga akan mendukung penambahan suplai uap air ke wilayah Jawa Barat. Selain itu kelembapan di wilayah Jawa Barat ini berkisar 50 sampai 95 persen.
Selain hujan lebat, potensi hujan dengan intensitas sedang pun diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Jawa Barat lainnya.
Lalu potensi hujan disertai kilat atau petir dan angin kencang juga terjadi pada skala lokal dan durasi singkat di Jawa Barat.
Dengan adanya potensi hujan lebat, BMKG Jawa Barat pun mengimbau masyarakat agar bisa mengenal dan memahami lingkungannya.
Hal itu agar bisa mengurangi resiko bencana. Masyarakat juga diminta untuk kerjasama agar tidak membuang sampah sembarangan hingga bergotong royong. (Z-12)
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
BMKG memprakirakan seluruh wilayah Jakarta akan diguyur hujan pada Rabu sore. Waspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti genangan dan luapan air.
BMKG mengingatkan potensi hujan lebat disertai petir pada siang-sore hingga awal Mei 2026, di tengah suhu panas yang bisa tembus 37°C di sejumlah wilayah.
BMKG memprakirakan Jakarta akan diguyur hujan ringan pada Selasa (28/4). Simak rincian cuaca, suhu, dan kecepatan angin selengkapnya di sini.
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Perindo menempatkan Jawa Barat sebagai prioritas utama dalam konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Kebijakan transisi energi di Indonesia selama ini banyak dirancang di level nasional, mulai dari penetapan target bauran energi, skema pensiun dini PLTU, hingga negosiasi pendanaan.
Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh pembentukan sirkulasi siklonik di wilayah barat dan timur Nusantara, yang memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved