Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH studi klinis yang diterbitkan Nutrients pada 2023 menunjukkan bahwa mengonsumsi kedelai dapat membuat kulit terasa lebih terhidrasi dan membantu mengurangi garis-garis halus.
Studi itu dilakukan pada perempuan pascamenopause dan menemukan peserta yang mengonsumsi 30 gram protein kedelai setiap hari selama enam bulan mengalami peningkatan hidrasi kulit dan penurunan kedalaman kerutan dan pigmentasi.
Dikutip dari laman Well and Good, Jumat (22/3), Direktur Ilmu dan Penelitian Nutrisi di Soy Nutrition Institute Global (SNI) Mark Messina mengatakan, penelitian dan uji klinis sebelumnya menunjukkan isoflavon kedelai mungkin memiliki efek menguntungkan pada kesehatan kulit, namun hanya sedikit profesional kesehatan yang menyadari manfaat tersebut.
Baca juga : Sebuah Studi Ungkap Aroma Kulit Manusia yang Memikat Nyamuk
"Penelitian tersebut menunjukkan tingginya kandungan isoflavon dalam kedelai kemungkinan besar membuatnya sangat mendukung kulit," kata Messina.
Isoflavon dapat ditemukan di banyak makanan nabati, tetapi isoflavon terutama terkonsentrasi pada kedelai. Senyawa alami ini biasanya diklasifikasikan sebagai estrogen tumbuhan dan meskipun fungsinya berbeda, senyawa ini meniru efek estrogenik pada kulit.
Isoflavon mungkin memberikan efek antioksidan, yang dapat menghambat efek merusak dari radikal bebas pada kulit Anda, dan mereka membantu merangsang sintesis dan konsentrasi hal-hal seperti kolagen dan asam hialuronat yang sering ditemukan pada produk perawatan kulit.
"Kedelai dapat meningkatkan kadar asam hialuronat alami pada kulit, yang akan meningkatkan hidrasi kulit dan berkontribusi pada pengurangan munculnya garis-garis halus dan kerutan," katanya.
Messina merekomendasikan untuk mengonsumsi dua porsi sehari (seperti dua gelas susu kedelai atau secangkir tahu atau tempe) untuk memastikan Anda mengonsumsi cukup isoflavon. (Ant/Z-1)
AS, selama ini, memang menjadi mitra utama Indonesia dalam memenuhi kebutuhan kedelai.
Kebutuhan kedelai nasional mencapai sekitar 2,9 juta ton per tahun, sementara serapan dari kedelai lokal saat ini tidak sampai 100 ribu ton.
Produksi kedelai dalam negeri hanya berkisar 300– 500 ribu ton per tahun, sementara kebutuhan nasional mencapai 2,8 juta hingga 3 juta ton.
Produk yang diperkenalkan meliputi tempe, tahu, susu kedelai, hingga inovasi terbaru berupa nougat kedelai yang kaya nutrisi.
Mengonsumsi kedelai dan kacang-kacangan tidak meningkatkan risiko asam urat, bahkan bisa memberi efek perlindungan bagi tubuh.
Menurut perajin tahu dan tempe di Provinsi Lampung Sendi, kedelai impor memiliki kualitas yang lebih bagus dibandingkan kedelai lokal.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kelembapan kulit bayi dan memilih material popok yang tepat untuk cegah iritasi.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kesehatan kulit anak di tengah cuaca panas, mulai dari pelembap hingga nutrisi.
Dokter spesialis kulit dr. Arini Astasari Widodo menyarankan perawatan kulit dilakukan 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan makeup menempel sempurna.
Ketua Perdoski dr. Hanny Nilasari memperingatkan bahwa virus HPV tidak hanya menular lewat hubungan seksual, tapi juga kontak kulit dan objek tertentu.
Ahli estetika dr. Dewita Kamaruddin memperingatkan munculnya tanda penuaan di usia 20-an akibat gaya hidup buruk. Simak tips perawatannya di sini.
Jelita, kamu punya tas, dompet, atau asesoris fesyen lainnya berbahan kulit yang keren tapi masih diragukan kehalalan material dan prosesnya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved