Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis rehabilitasi medik dari Rumah Sakit Dr Cipto Mangunkusumo, Peggy, memberi saran latihan fisik bagi pasien diabetes dengan obesitas yakni bukan latihan yang kedua kaki menapak ke lantai atau tanah.
"Kalau pada obesitas, biasanya berat badan sudah berlebih sehingga beban ke sendi pun juga menjadi berlebih, yang awalnya tidak menjadi penyakit sendi menjadi penyakit sendi," ujar Peggy, dikutip Rabu (17/1).
Latihan fisik yang dimaksud antara lain berjalan, jogging, dan melompat karena sangat tinggi untuk terjadi pembebanan di sendi terutama kedua kaki.
Baca juga: Anak Anda Mudah Lapar? Waspada Kemungkinan Diabetes Type 1
Peggy mengatakan pada mereka yang sudah memiliki penyakit sendi, latihan semacam ini akan memperparah penyakit sendinya.
Di sisi lain, penyakit sendi tidak hanya terbatas di kedua kaki, tetapi juga hingga ke pinggang sehingga pasien diabetes dengan obesitas dan penyakit sendi sebaiknya melakukan latihan fisik yang tidak menapak ke tanah.
Sementara itu, bagi pasien diabetes tanpa penyakit lainnya, sambung Peggy, tidak ada yang perlu dihindari. Mereka bisa lakukan latihan fisik sama seperti orang tanpa diabetes.
Baca juga: Jamu dan Obat Herbal yang Mengandung Steroid bisa Picu Diabetes
Peggy mengingatkan latihan fisik sangat penting terutama bagi pasien diabetes demi merangsang terjadinya pelepasan hormon insulin secara alami yang bisa berujung menurunnya kadar gula darah.
"Dengan kita melakukan latihan fisik itu kita bisa merangsang insulin keluar tetapi dengan jalur berbeda dengan jalur obat. Supaya bisa menurunkan kadar gula darah dengan cara yang lebih alami atau tanpa obat-obatan," kata dia.
Menurut dia, sebagian pasien dengan kadar gula darah masih dalam batas toleransi bisa sebatas melakukan modifikasi gaya hidup dari makanan, dan latihan fisik untuk membantu agar kadar gulanya terkontrol.
Sementara pada pasien diabetes lainnya, perlu tambahan obat-obatan selain modifikasi gaya hidup demi gula darahnya terkontrol.
"Pilar tatalaksana diabetes selain diet juga dari gaya hidup sehat dan latihan fisik. Makanan harus seimbang, juga harus seimbang antara input dan output. Input itu apa yang kita makan, output itu aktivitas yang kita lakukan supaya metabolisme di tubuh tetap terjaga," tegas Peggy.
Pada orang sehat, keseimbangan antara input dan output membantunya terhindar dari penyakit-penyakit metabolisme yang tidak hanya diabetes tetapi juga hipertensi, kolesterol tinggi, dan obesitas. (Ant/Z-1)
Penelitian terbaru terhadap 100.000 orang membuktikan bahwa variasi jenis olahraga lebih efektif memperpanjang usia dibandingkan sekadar menambah durasi latihan.
Tinggi badan anak dipengaruhi banyak faktor selain genetik, seperti gizi, tidur cukup, dan olahraga. Pelajari cara mendukung pertumbuhannya dengan tepat!
Jalan kaki, berkebun, hingga pekerjaan rumah tangga dapat membantu menurunkan risiko demensia. Aktivitas fisik ringan pun bermanfaat bagi otak.
Persiapkan fisik prima untuk Haji 2026. Simak panduan latihan jalan kaki, manajemen kesehatan, dan tips kebugaran agar ibadah haji lancar dan mabrur.
Lansia yang aktif secara fisik cenderung memiliki kondisi tubuh yang lebih bugar dibandingkan mereka yang kurang bergerak.
Aktivitas fisik tetap menjadi komponen penting dalam menjaga kebugaran. Namun, pilihan jenis olahraga harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi fisik masing-masing individu.
Setiap menit keterlambatan dalam menangani sumbatan pembuluh darah berarti semakin banyak otot jantung yang mengalami kerusakan permanen.
Di Indonesia usia kanker paru 10 tahun lebih muda dibandingkan di luar negeri. Angkanya juga meningkat terutama pada perempuan yang tidak merokok dan usia muda
Secara umum sayuran berdaun memang jarang disajikan pada menu rumah sakit karena selain alasan praktis seperti penyimpanan dan pengolahan, juga sayuran berdaun cenderung tinggi purin.
Primaya Hospital Bekasi Timur berupaya menerapkan standar mutu dan keselamatan pasien sesuai Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit.
PERKEMBANGAN teknologi pencitraan medis membawa perubahan signifikan dalam dunia diagnosis penyakit.
Penelitian ini menjadi penting karena memberikan bukti lokal khusus Indonesia yang selama ini belum tersedia, dan memperkuat data global mengenai efektivitas dan keamanan terapi IDegAsp.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved