Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Krisnadwipayana (Unkris) menggelar kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2023 secara luring diikuti seluruh mahasiswa baru dari 4 fakultas yakni Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Administrasi, Fakultas Teknik, dan Fakultas Ekonomi.
Kegiatan PKKMB 2023 yang berlangsung selama empat hari tersebut dibuka resmi oleh Rektor Unkris Dr. Ir. Ayub Muktiono baru-baru ini atau tepatnya Senin (14/9).
Mengambil tema “We Pride We Here”, PKKMB menjadi rutinitas yang digelar Unkris bagi setiap mahasiswa yang baru bergabung. Karena itu, hal pertama yang dilakukan pada kegiatan PKKMB adalah menanamkan rasa bangga menjadi bagian dari kampus Unkris.
Baca juga: Ketua Senat Unkris: Hadapi Tantangan Era Industri 4.0, Sarjana Harus Kreatif
“Kalian harus bangga menjadi bagian dari kampus legendaris ini. Pilihan kalian untuk menimba ilmu di Unkris merupakan pilihan yang sangat tepat karena Unkris merupakan salah satu kampus swasta terbaik di DKI Jakarta,” kata Rektor Unkris dalam keterangan pers, Kamis (14/9),
Lahir Sejumlah Tokoh Nasional
Selain itu, lanjut Rektor, Unkris juga telah berhasil melahirkan tokoh-tokoh nasional yang banyak berkiprah di tengah masyarakat baik sebagai politisi, pejabat negara, prajurit, maupun wirausahawan yang sukses.
“Alumni Unkris ada yang jadi wakil ketua MPR, ada yang jadi hakim agung, menjadi menteri, wakil menteri, jaksa agung muda, anggota DPR dan MPR, juga menjadi kepala daerah setingkat gubernur dan bupati. Termasuk Panglima TNI, Kasad, Kasal merupakan alumni Unkris,” kata Ayub Muktiono.
Baca juga: Tel-U Bersama PT Telkom Berikan Bantuan Alat Daur Ulang Sampah
Lahirnya tokoh-tokoh nasional yang merupakan alumni Unkris tersebut diharapkan dapat menularkan virus baik ‘bangga jadi bagian dari Unkris’ sebagaimana tema PKKMB 2023 yakni We Pride We Here.
Tokoh-tokoh nasional tersebut sekaligus dapat menjadi inspirasi bagi para mahasiswa untuk meraih sukses yang sama bahkan lebih.
Untuk bisa menjadi sukses, Rektor Unkris menekankan pentingnya belajar dan bekerja keras. Mahasiswa Unkris sebagai bagian dari calon pemimpin masa depan bangsa harus memiliki semangat untuk belajar, dan berprestasi.
Baca juga: Dosen Telkom University Ciptakan Alat Pandeteksi Unsur Hara
“Teladani Mahaguru Krisnadwipayana yang memiliki sifat welas asih, menghargai, menghormari, bekerja Ikhlas, topo ing rame, tidak ingin dipujiselalu menjunjung tinggi nilai kebaikan dan lainnya,” katan Ayub Muktiono.
Pada kesempatan tersebut Rektor Unkris mengingatkan pentingnya membangun integritas selama belajar di Unkris.
Mengutip pernyataan Billy Moon, seorang CEO perusahaan multinasional menyebut bahwa kesuksesan seseorang, menurut Rektor Unkirs, 90% ditentukan oleh integritas, jujur, komitmen, konsisten, bisa dipercaya, satu kata dan perbuatan, lerja keras, cerdas, Ikhlas dan tidak mudah putus asa.
Mahasiswa Baru Harus Adaptasi Cara Belajar
Ayub Muktiono meminta mahasiswa baru segera melakukan adaptasi cara belajar. Karena menyandang status mahasiswa tentu memiliki model dan cara belajar yang berbeda dengan siswa SMA atau SMK.
Baca juga: Universitas Krisnadwipayana Menuju Perguruan Tinggi Unggul
“Kalian harus mulai belajar secara mandiri, tidak terus menerus disuapi. Tugas -tugas berat selama masa perkuliahan harus kalian hadapi, jangan cengeng dan putus asa,” tegas Rektor,
Sementara itu Wakil Rektor III Unkris Dr.Parbuntian Sinaga menjelaskan PKKMB tahun 2023 digelar selama 4 hari yakni tanggal 13-16 September dengan rincian 2 hari dengan BEM universitas dan 2 hari di tingkat fakultas.
Ia memastikan bahwa kegiatan PKKMB tidak diwarnai dengan perploncoan senior kepada junior. “Semua kegiatan PKKMB diketahui dan diawasi oleh pimpinan universitas, sehingga kami pastikan tidak ada tindak kekerasan atau biasa disebut perploncoan. Semua kegiatan sifatnya mendidik dan mengusung nilai-nilai budaya,” kata Parbuntian.
Sementara itu, Ketua Pelaksana PKKMB Unkris, Mahardika Surya Irawan mengatakan PKKMB diisi dengan kegiatan Pengenalan Struktural Universitas dan Sejarah Unkris oleh Warek 3 Dr Parbuntian Sinaga, termasuk pengenalan 14 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).
Materi lainnya tentang MBKM Program Kewirausahaan dan Sosialisasi Permendikbud Nomor 30 tahun 2023 oleh Ketua LPKK Unkris Dr Susetya Herawati. Kegiatan dimoderatori oleh Hana Nadiah, Duta Kartini Unkris yang juga mahasiswa Teknik Mesin. (RO/.S-4)
J&T Express luncurkan J&T Connect Preneur Goes to Campus. Program inkubasi mahasiswa dengan total hadiah Rp225 juta dan mentoring bisnis digital.
Situasi di lingkungan kampus juga dinilai belum menunjukkan keberpihakan terhadap korban, bahkan muncul dugaan adanya intimidasi terhadap korban dan keluarganya.
BNPP mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai laboratorium belajar lapangan di perbatasan
Gubernur Sultra Andi Sumangerukka kucurkan Rp1,8 miliar dana pribadi untuk beasiswa 150 mahasiswa akibat kendala APBD.
Melalui dana zakat, Baznas akan terus berkomitmen mendukung gagasan-gagasan dan cita-cita anak muda yang berkontribusi untuk kemajuan bangsa.
Transparansi pendanaan organisasi nonpemerintah (NGO) menjadi sorotan di tengah meningkatnya arus modal global dan aktivitas lembaga swadaya masyarakat di Indonesia.
Komisi X juga mendorong Kemdiktisaintek dan pimpinan perguruan tinggi melakukan kajian komprehensif terkait pencegahan dan penanganan kekerasan di kampus.
Civitas akademika menyatakan ketaatan dan kepatuhan penuh kepada PPLP PT PGRI Malang yang sah di bawah kepemimpinan Drs. Agus Priyono, MM,
Rektor UNJ, Prof. Komarudin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemkab Mappi kepada UNJ dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah Papua Selatan.
Doktor Alim Setiawan Slamet resmi menggantikan Rektor IPB sebelumnya Profesor Arif Satria.
Selain memberangkatkan tim survei yang terdiri dari tiga orang ahli di bidang penanggulangan kedaruratan kebencanaan, maka di kampus juga disiapkan tim gabungan medis, IT, psikolog.
Rektor UICI Prof Asep Saefuddin menegaskan bahwa para cendekiawan memiliki tanggung jawab besar dalam membangun ekonomi berbasis inovasi dan teknologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved