Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BUMI ialah bagian dari sebuah sistem besar yang disebut Tata Surya. Ada banyak sistem planet seperti Tata Surya kita di alam semesta dengan planet yang mengorbit pada bintang induk. Sistem planet kita dinamai Tata Surya (dalam bahasa Inggris disebut Solar System) karena Matahari kita dinamai Sol yang berasal dari bahasa Latin untuk Matahari. Dalam bahasa Indonesia, Matahari juga kita sebut sebagai surya.
Apakah dalam Tata Surya kita hanya ada planet-planet? Tata Surya kita tidak hanya berisi planet, tetapi juga benda-benda langit lain. Dilansir dari buku Ilmu Pengetahuan Alam SMP Kelas VII karya Victoriani Inabuy dkk, menurut NASA (Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat), Tata Surya terdiri atas 8 planet, 5 planet kerdil, lebih dari 200 satelit, 995.369 asteroid, dan 3.679 komet. Setiap benda langit ini bergerak dengan orbit tertentu, terus menerus bergerak.
Jarak rata-rata dari Bumi ke Matahari ialah 1 Satuan Astronomi (SA) atau dalam bahasa Inggris disebut Astronomical Unit (AU). Satu SA sama dengan 149.600.000 kilometer.
Baca juga: Karakteristik Delapan Planet dalam Tata Surya Kita
Jika kalian bergerak dengan kecepatan 100 kilometer per jam, berarti kalian akan membutuhkan waktu sekitar 170 tahun untuk menempuh perjalanan dari Bumi ke Matahari.
Ada delapan planet dalam Tata Surya. Planet ialah anggota utama Tata Surya. Delapan planet itu dari yang terdekat Matahari ialah Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
Baca juga: Mengenal Sistem Tata Surya dan Urutan Planet
Semua planet bergerak. Gerakannya ada yang disebut revolusi dan ada yang disebut rotasi.
Gerak revolusi adalah gerakan planet mengitari Matahari. Sedangkan gerak rotasi adalah gerakan planet yang berputar pada sumbunya. Setiap planet punya waktu bergerak dengan periode tertentu.
Para ilmuwan membagi planet-planet dalam Tata Surya pada beberapa pengelompokan. Pengelompokan pertama menggunakan Bumi sebagai pembatasnya. Pada pengelompokan ini, ada dua kelompok yaitu Planet Inferior dan Planet Superior.
Baca juga: Benda-Benda Langit dalam Tata Surya selain Planet
Planet Inferior ialah planet-planet yang letaknya di antara Matahari dan Bumi, yaitu Merkurius dan Venus. Adapun Planet Superior ialah planet-planet yang letaknya setelah Bumi, yaitu Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
Pengelompokan kedua menggunakan lintasan asteroid sebagai pembatasnya. Kelompok Planet Dalam merupakan planet-planet yang berada dalam orbit lintasan asteroid, yaitu Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars. Kelompok Planet Luar berada di luar orbit lintasan asteroid, beranggotakan Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
Pengelompokan ketiga, meski dengan pembagian planet yang sama dengan pengelompokan kedua, dilakukan berdasarkan ukuran dan komposisi zat pembentuknya. Kelompok Planet Terestrial (juga biasanya disebut Planet Kuno-Ancient Planets) merupakan planet-planet yang dapat diamati tanpa alat bantu, dan terdiri atas batuan sebagai bahan penyusunnya. Kelompok Planet Jovian (disebut juga Planet Raksasa Gas-The Gas Giants) merupakan planet-planet besar yang tersusun dari gas. (Z-2)
Menurut para astronom, perbedaan ini terjadi karena faktor perspektif. Posisi pengamat di Bumi terutama perbedaan garis lintang membuat orientasi Bulan terlihat berbeda
Ilmuwan memprediksi pembentukan superbenua Pangea Ultima dalam 250 juta tahun ke depan akan memicu suhu ekstrem hingga 50°C dan mengancam kepunahan mamalia.
NASA merilis foto terbaru dari misi Artemis II, memperlihatkan sisi lain Bulan yang selama ini selalu hanya memperlihatkan satu wajah yang sama ke Bumi.
Misi Artemis II milik NASA mencatat sejarah baru dalam eksplorasi antariksa setelah para astronautnya berhasil menempuh jarak terjauh dari Bumi
Astronaut Artemis II terpukau melihat Bumi dari luar angkasa hingga menunda makan. Foto NASA ungkap keindahan planet biru dari kapsul Orion.
Empat astronot dalam misi Artemis II membagikan potret bumi dari luar angkasa yang langsung menarik perhatian publik.
Benua dalam KBBI adalah bagian Bumi berupa tanah atau daratan yang sangat luas mengakibatkan bagian tengah benua tidak terpengaruh pada angin laut.
Salah satu peristiwa yang ditujukan untuk mengganggu kedaulatan NKRI salah satunya peristiwa DI/TII. Berikut ulasannya.
Pembahasan asmaul husna kali ini yaitu As-Salam. Ini berarti Allah memiliki sifat Yang Maha Memberi Keselamatan. Untuk lebih detailnya, berikut penjelasan asmaul husna As-Salam.
Perubahan fisika adalah perubahan materi yang tidak disertai dengan pembentukan zat jenis baru.
Setelah asmaul husna yaitu Allah, Ar-Rahman, Ar-Rahim, dan Al-Malik, kini kita membahas nama-Nya yang terindah yaitu Al-Quddus.
Senam otak penting dilakukan sama seperti senam tubuh keseluruhan. Banyak manfaat yang kita peroleh dengan melakukan senam otak. Apa saja manfaatnya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved