Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GURU Besar Ilmu Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Hardinsyah membagikan kiat memilih olahraga dan berolahraga yang tepat selama menjalankan puasa pada bulan suci Ramadan.
Hardinsyah, dikutip Selasa (28/3), menilai saat berpuasa, seseorang memiliki dua tujuan berolahraga, yaitu mempertahankan masa otot pada tubuh idealnya dan menurunkan berat badan.
"Saat puasa yang dibakar oleh tubuh adalah cadangan lemak dan air, tapi, bisa jadi masa otot juga ikut berkurang. Itu tergantung aktivitas fisik kita selama berpuasa," ujar Hardinsyah.
Baca juga: Ini Makanan yang Harus Anda Hindari Saat Sahur dan Berbuka Puasa
Bagi seseorang yang telah memiliki tubuh ideal dan hanya ingin mempertahankan atau meningkatkan massa otot, olahraga angkat beban sangat dianjurkan.
Dia juga menilai olahraga sederhana yang melibatkan kekuatan otot seperti push up, sit up, dan berbagai jenis squat juga
dapat menjadi solusi.
Sementara, bagi umat Islam yang berfokus menurunkan berat badan selama Ramadan, mereka bisa memilih olahraga kardio sederhana, misalnya kombinasi jogging dengan lari kecil, berjalan, olahraga intensitas tinggi, dan aerobic.
Baca juga: Tips Menjaga Emosi Saat Berpuasa
Sementara bila pembakaran lemak juga ingin disertai pembentukan otot, Hardinsyah menyarankan penambahan aktivitas angkat beban dan olahraga lain.
Meski tetap dianjurkan berolahraga saat berpuasa, intensitas olahraga juga perlu diperhatikan.
Hardinsyah mencontohkan, bila sebelumnya seseorang terbiasa berolahraga selama 40 menit dalam sehari, maka selama bulan puasa dianjurkan berolahraga sekitar 20 menit.
Selain berolahraga selama bulan Ramadan, Hardinsyah juga mengingatkan masyarakat untuk banyak mengonsumsi air dan buah-buahan selama bulan Ramadan untuk menghindari dehidrasi. Pasalnya, tubuh akan kehilangan banyak cairan setelah berolahraga.
Puasa Ramadan juga dinilai sebagai waktu yang tepat untuk mengurangi berat badan secara sehat, selama dijalani secara baik dan benar.
Dalam berbagai penelitian, puasa diimbangi dengan asupan nutrisi yang baik dan olahraga, bisa menurunkan berat badan dua sampai lima kilogram. (Ant/Z-1)
Pakar kesehatan olahraga menyarankan transisi bertahap saat kembali berolahraga usai Lebaran untuk menghindari cedera dan detraining effect.
Memaksakan diri kembali ke porsi normal atau lebih tinggi secara mendadak meningkatkan risiko mulai dari cedera sampai terkena sindrom overtraining
Konsumsi makanan dengan kadar gula maupun garam tinggi dapat menyebabkan kulit kehilangan hidrasi dan menjadi lebih kering.
Suasana lingkungan yang kondusif hanya bisa tercipta jika terdapat hubungan harmonis antar pemeluk agama.
Jika kondisi tidak mereda dan terjadi gejala berat yang ditandai dengan nyeri ulu hati sangat hebat disertai muntah atau sesak napas, maka sebaiknya jangan memaksakan diri berpuasa.
puasa tidak hanya membawa spirit ilahiah, melainkan juga memiliki konstruksi nilai dan orientasi insaniyah.
Menurutnya, kondisi sekarang membuat penggemar bulu tangkis harus realistis dalam beberapa tahun ke depan karena regenerasi tidak bisa instan.
Jonatan Christie yang turun di partai pertama menyerah 19-21, 14-21 dari Christo Popov, disusul kekalahan Alwi Farhan dari Alex Lanier.
Pelatih Timnas U-20, Nova Arianto, menjelaskan bahwa rangkaian persiapan ini sengaja dimulai lebih awal untuk menyelaraskan dengan jadwal pengundian grup.
Kekalahan langsung menjatuhkan Indonesia ke posisi ketiga klasemen grup dan tersingkir meski mengantongi dua kemenangan atas Aljazair dan Thailand.
Hobi olahraga ini diakui Acha bukan sekadar untuk menjaga penampilan, melainkan demi kesehatan jangka panjang dan menjaga stamina sebagai seorang ibu.
PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah (Askrindo Syariah) terus mempererat hubungan kemitraan dengan 19 instansi yang berasal dari sektor pemerintah dan dunia usaha.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved