Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER Spesialis Kedokteran Jiwa Universitas Sebelas Maret Surakarta Jiemi Ardian menyarankan mereka yang ingin mencoba hipnoterapi untuk berdiskusi dulu dengan psikolog atau psikiater yang merawat.
"Jika ada yang ingin mencoba hipnoterapi, saran saya bisa mempertimbangkan kebutuhannya dengan berdiskusi pada psikolog atau psikiater terkait yang merawat pasien tersebut," kata dokter yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI), dikutip Senin (9/1).
Menurut Jiemi, hipnoterapi dapat digunakan untuk kasus-kasus yang terkait perilaku seperti berhenti merokok, membantu pengaturan makan atau diet, dan membantu tidur.
Baca juga: Rutin Bepergian Baik untuk Kesehatan Fisik dan Mental
Sementara pada kasus klinis seperti depresi, kecemasan atau trauma, hipnoterapi bisa membantu, tetapi agak berisiko jika tidak dikerjakan oleh klinisi yang mengenali konteksnya.
"Karena tidak semua hal bisa dijelaskan dengan baik dalam teori sadar bawah sadar yang digunakan oleh hipnosis," ujar dia
Menurut Jiemi, banyak teori-teori lain yang mungkin perlu dipertimbangkan pada kondisi klinis yang kompleks.
Pada kondisi bipolar, skizofrenia, misalnya, hipnoterapi perlu dikerjakan dengan sangat berhati-hati atau justru dapat memperburuk kondisi pasien.
Dia mengingatkan, hipnoterapi dapat sangat membantu selama dilakukan tenaga ahli yang memang mengenali konteks-konteks keterbatasan hipnoterapi, indikasi dan kontraindikasinya.
Hipnoterapi, menurut Cleveland Clinic, merupakan kondisi konsentrasi dan perhatian yang terfokus yang dipandu ahli hipnotis atau hipnoterapis terlatih dan bersertifikat.
Ini untuk memungkinkan seseorang lebih terbuka terhadap saran dan membuat perubahan yang sehat dalam persepsi, sensasi, emosi, ingatan, pikiran, atau perilakunya.
Seorang ahli hipnotis atau hipnoterapis yang terlatih dan bersertifikat akan memandu pasien ke dalam kondisi fokus dan relaksasi dengan isyarat verbal, pengulangan, dan citra.
Saat seseorang berada di bawah hipnosis, tingkat konsentrasi dan fokus yang intens, hal itu memungkinkan dia untuk mengabaikan gangguan dan lebih terbuka terhadap saran yang dipandu untuk membuat perubahan guna meningkatkan kesehatannya. (Ant/OL-1)
Penelitian terbaru mengungkap sensasi "mistis" di gedung tua sering kali disebabkan oleh infrasonik dari pipa dan ketel uap, bukan makhluk halus.
Studi terbaru mengungkap ingatan manusia tidak akurat dalam melacak konsumsi alkohol. Simak mengapa catatan harian lebih efektif dibanding kuesioner medis biasa.
DI tengah tuntutan efisiensi dan produktivitas, perusahaan semakin mengandalkan pendekatan berbasis data dalam mengelola sumber daya manusia (SDM).
Pendekatan yang terlalu keras atau sepihak untuk membatasi penggunaan medsos justru berisiko membuat anak memberontak.
Studi PISA dan data global menunjukkan kemampuan kognitif Gen Z menurun di beberapa aspek. Apa penyebabnya dan keunggulannya?
Mengapa emosi bisa berujung kekerasan? Psikolog UGM & UI jelaskan peran Amigdala vs Prefrontal Cortex serta cara mencegah perilaku impulsif.
Terapi Cytoflavin digunakan untuk mendukung metabolisme seluler pasien stroke guna menekan angka disabilitas di Indonesia.
Seiring meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan modern, pengembangan pusat kedokteran nuklir menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem kesehatan nasional.
Individu yang terjebak dalam adiksi judi memerlukan terapi medis karena adanya kerusakan struktur otak yang serupa dengan penyalahgunaan narkoba.
Stimulasi 40Hz setiap hari mampu menjaga fungsi kognitif pasien, bahkan menurunkan biomarker utama penyakit Alzheimer.
Terapi Rezum menggunakan uap air bersuhu 103 derajat Celcius untuk mengecilkan jaringan prostat dalam waktu sekitar 15–30 menit, tanpa perlu rawat inap.
Ratusan ribu orang di seluruh dunia hidup dengan kardiomiopati takotsubo, atau sindrom patah hati, yang menyebabkan otot jantung berubah bentuk dan melemah secara mendadak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved