Pusat Kedokteran Nuklir Dikembangkan, Akses Diagnosis dan Terapi Makin Presisi

Basuki Eka Purnama
19/4/2026 19:13
Pusat Kedokteran Nuklir Dikembangkan, Akses Diagnosis dan Terapi Makin Presisi
Fasilitas Kedokteran Nuklir dan Teranostik Molekuler di RS Hermina Bekasi(MI/HO)

KEBUTUHAN akan layanan kesehatan berbasis teknologi tinggi kian meningkat seiring kompleksitas penyakit yang dihadapi masyarakat. Salah satu yang kini mendapat perhatian adalah pengembangan pusat kedokteran nuklir, termasuk pendekatan teranostik molekuler yang menggabungkan diagnosis dan terapi berbasis molekuler dalam satu sistem terintegrasi, terutama untuk penanganan penyakit seperti kanker dan gangguan metabolik.

Di tengah kebutuhan tersebut, PT Citra Mandiri Ciptakarya berkontribusi dalam pembangunan fasilitas Kedokteran Nuklir dan Teranostik Molekuler di RS Hermina Bekasi, yang merupakan bagian dari jaringan PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) yang memiliki puluhan rumah sakit di Indonesia.

Proyek ini menjadi salah satu pencapaian strategis dalam menghadirkan fasilitas kesehatan modern yang tidak hanya unggul secara konstruksi, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi masyarakat melalui akses layanan diagnostik dan terapi yang lebih cepat, tepat, dan terintegrasi, khususnya di wilayah Jawa Barat.

Presiden Direktur PT Citra Mandiri Ciptakarya, Antonius Rionardi, menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan infrastruktur kesehatan yang berdampak nyata.

“Pembangunan fasilitas Kedokteran Nuklir dan Teranostik Molekuler ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya berkualitas secara teknis, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung layanan kesehatan yang lebih optimal dan terintegrasi,” ujarnya.

Sebagai bagian dari penguatan layanan, RS Hermina Bekasi menghadirkan konsep one stop service yang memungkinkan pasien mendapatkan layanan mulai dari skrining, diagnosis, hingga terapi dalam satu lokasi.

Direktur RS Hermina Bekasi, dr. Khairina, MARS, menjelaskan bahwa peresmian Gedung 5 yang menghadirkan layanan kedokteran nuklir dan teranostik molekuler menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan medis.

“Peresmian Gedung 5 ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan akurasi diagnosis dan ketepatan terapi pasien. Dengan pendekatan one stop service, kami ingin memastikan pasien mendapatkan layanan yang lebih cepat, terintegrasi, dan komprehensif,” ujarnya.

Keunggulan fasilitas ini diperkuat dengan kehadiran teknologi Digital PET-CT pertama di Jawa Barat serta SPECT-CT. Teknologi tersebut memungkinkan deteksi penyakit secara lebih dini dan presisi di tingkat molekuler, sekaligus mendukung terapi yang lebih tepat sasaran untuk berbagai kondisi, termasuk kanker, tiroid, jantung, dan ginjal.

Dengan hadirnya fasilitas berteknologi tinggi ini, masyarakat kini memiliki akses terhadap layanan diagnostik dan terapi berstandar internasional di dalam negeri, sehingga dapat mengurangi kebutuhan berobat ke luar negeri sekaligus mempercepat penanganan medis.

Direktur Utama PT Medikaloka Hermina Tbk, Dr. Yulisar Khiat, SE, SH, MARS, MH, C.Med., menambahkan bahwa fasilitas ini merupakan bagian dari visi perusahaan dalam menghadirkan layanan kesehatan unggul dan terintegrasi.

“RS Hermina Bekasi diharapkan dapat menjadi pusat rujukan layanan Kedokteran Nuklir dan Teranostik Molekuler, baik di tingkat regional maupun nasional, sekaligus mendekatkan layanan kesehatan berteknologi tinggi kepada masyarakat,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari pemerintah daerah. Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menyampaikan apresiasi atas hadirnya inovasi layanan tersebut.

“Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat memperkuat akses layanan diagnostik dan terapi kanker yang lebih cepat, akurat, dan berkualitas bagi masyarakat,” ujarnya.

Seiring meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan modern, pengembangan pusat kedokteran nuklir menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem kesehatan nasional. 

Selain meningkatkan kualitas diagnosis dan terapi, fasilitas ini juga berperan dalam mendorong kemandirian layanan kesehatan di dalam negeri serta memperluas akses masyarakat terhadap teknologi medis mutakhir. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya