Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGELOLAAN dan Penanganan sampah di Bumi Sai Wawai dinilai baik. Sehingga, Kota Metro menjadi salah satu kabupaten/kota di Provinsi Lampung yang mendapat bantuan Pusat Daur Ulang (PDU) sampah dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
PDU sampah yang terletak di Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Metro Selatan tersebut telah diresmikan jajaran KLHK, Ketua Komisi IV DPR RI, dan Wali Kota Metro.
Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 KLHK, Rosa Vivien Ratnawati mengatakan, kedatangannya ke Kota Metro, selain untuk meresmikan PDU tersebut, juga untuk meminta Pemkot Metro mengelola secara maksimal agar bisa mengurangi kapasitas sampah.
“Segala sesuatu mulai dari operator hingga peralatan sudah ditraining terlebih dahulu. Kami harapkan Kota Metro dapat memanfaatkan ini dengan baik,” kata dia, Kamis, 20 Oktober 2022.
Dia juga memuji Wali Kota Metro yang telah berhasil menggandeng perusahaan di Lampung dalam mengelola sampah. Sehingga, dana operasional nya bisa didapatkan dari hasil penjualan sampah.
Selain itu, didirikannya PDU ini, lanjutnya, merupakan aspirasi dari Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin. Maka dititikberatkan di Kota Metro.
“PDU ini adalah kapasitas yang bagus, dan bahkan di Provinsi Lampung ini baru pertama kali yang ada. Ini luar biasa. Tadi pak wali sudah menyampaikan pengurangan sampah yang sudah baik sekali. Catatan saya, sampah di Metro ini dalam sehari bisa mencapai 103,87 ton. Artinya pengurangannya sudah sangat bagus atau sebesar 13%,” ungkapnya.
“Dalam penanganannya, mencapai 85,28%. Memang masih ada yang belum terkelola sekitar 14% lebih. Tapi itu, bisa dimaklumi karena belum seluruh kecamatan yang terjangkau,” lanjutnya.
Baca juga ; Dinilai Belum Lengkap, UU Pengelolaan Sampah Perlu Disempurnakan
Selain itu, dia juga mengapresiasi Pemkot Metro dalam menjalankan Bank Sampah Induk. Menurutnya, sistem penanganan sampah di Metro sudah sesuai dengan kriteria Adipura. \
“Meskipun semua sudah bagus, ada satu yang kurang. TPAS di Metro ini belum terlalu baik. Kalau enggak segera diperbaiki nanti Adipura tidak dapat dapat,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin mengatakan, meskipun Metro ini merupakan kota yang kecil, namun sangat unik. Keberagaman budaya lengkap ada di Kota Metro.
“Saya dengan senang hati telah menyaksikan PDU ini bisa beroperasi dengan baik. Seperti yang kita tahu, saya meninjau sampah plastik yang semula masih berantakan. Setelah adanya PDU ini semua bisa tertata rapi dan bisa dimanfaatkan bahkan menghasilkan uang,” kata dia.
Selain itu, lanjutnya, Sudin menyarankan sampah organik yang telah dipilah di PDU ini bisa dimanfaatkan juga untuk perkembangbiakan magot.
“Kemarin, anak-anak SMA perikanan di Kota Agung membuat budidaya magot. Saya tanyakan sampahnya darimana, ternyata sisa makanan mereka. Ada yang magot segar ada yang sudah dikeringkan, dan saya juga berharap ada juga yang seperti itu. Magot itu paling bagus untuk pakan ikan,” ungkapnya.
Sementara itu, Wali Kota Metro, Wahdi Sirajuddin berterima kasih atas bantuan PDU di Kelurahan Rejomulyo. Dalam hal ini, pihaknya akan melibatkan dasawisma, organisasi kepemudaan, komunitas lingkungan dan institusi pendidikan. “Selain itu, nantinya akan melakukan upaya pembangunan landfill baru di TPAS Karangrejo yang saat ini dalam proses penyusunan dokumen izin lingkungan sebagai persyaratan bantuan dari Kementerian PUPR RI,” kata dia.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Komisi IV DPR RI dan Kementerian LHK RI atas dukungannya serta kerja samanya membantu Pemerintah Kota Metro dalam upaya membangun Kota Metro yang Bersih dan Berkelanjutan. Mudah-mudahan kolaborasi dan sinergitas ini dapat terus kita jaga dan pelihara sehingga kedepan dapat terus membangun Kota Metro menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya. (OL-10)
Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI, Judistira Hermawan, menegaskan percepatan dilakukan agar solusi konkret segera diterapkan di lapangan.
Presiden menilai pendekatan teknologi sederhana yang digunakan mampu menghasilkan sistem yang efektif dan aplikatif.
Dalam konteks nasional, pemerintah menargetkan tingkat penanganan sampah mencapai 63,41 persen pada 2026.
Berbagai jenis material seperti banner, tekstil, plastik, hingga limbah organik ditampilkan dalam proses transformasinya menjadi produk fungsional.
Kini pengelolaan Bantargebang menghadapi sanksi administratif dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
PERJUANGKAN solusi pengelolaan sampah Bali, Gubernur Wayan Koster meneken kerja sama pembangunan infrastruktur pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) bersama pemerintah pusat.
Melalui pendekatan edukasi dan pemanfaatan teknologi, program-program ini bertujuan untuk mengurangi timbulan sampah di tempat pembuangan akhir sekaligus memberdayakan masyarakat.
Selama lebih dari empat tahun terakhir Banyumas menerapkan sistem pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan masyarakat dan ekonomi sirkular
Pekerja mengolah sampah tutup botol plastik di Bank Sampah Kertabumi, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten.
Edukasi yang paling mendasar adalah memilah sampah dari rumah sebelum dibuang.
Gereja Katedral Jakarta kembali menunjukkan kepeduliannya pada lingkungan dan semangat kebersamaan dengan menggunakan dekorasi Natal berbahan daur ulang pada perayaan Natal 2025.
Anggota kelompok bank sampah merapikan pernak-pernik pohon Natal dari bahan daur ulang di halaman Gedung Mitra Graha, Semarang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved