Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MANDEKNYA kualitas pendidikan Indonesia dalam 20 tahun terakhir, berdasarkan pengamatan PISA dari OECD, harus disudahi. Dalam hal ini, melalui penerapan Kurikulum Merdeka, sehingga tidak perlu ada pergantian kurikulum ketika menteri berganti.
"Menurut saya, rencana penerapan secara bertahap Kurikulum Merdeka merupakan langkah yang baik dan harus kita dukung," ujar Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian saat dihubungi, Senin (15/8).
Capaian score PISA Indonesia telah menjadi pembahasan intens antara Komisi X DPR RI, Kemendikbudristek dan stakeholders terkait selama beberapa tahun terakhir.
Baca juga: Guru Bimbingan dan Konseling Berperan Arahkan Minat Studi Siswa
Score PISA juga menjadi salah satu landasan dalam merancang Peta Jalan Pendidikan Nasional, berikut draft RUU Sistem Pendidikan Nasional. "Karena, Kurikulum Merdeka bukan hanya sekedar mengganti kurikulum saja, namun juga menyiapkan ekosistem pendukungnya," imbuhnya.
Adapun perubahan yang holistik dalam Kurikulum Merdeka diharapkan berjalan berkelanjutan. Sehingga, tidak perlu lagi ada pergantian kurikulum di masa mendatang. Pada prinsipnya, ada beberapa hal yang masih perlu penyempurnaan dari sistem pendidikan Indonesia.
Baca juga: Mendikbudristek Ingin Ekosistem Teknologi Terus Dorong Inovasi
Namun, melihat keseriusan pemerintah dalam memberikan solusi, tentu harus dikawal dan didukung "Pertama, kita harus menjamin kesejahteraan guru. Kita upayakan dengan rekrutmen PPPK di seluruh daerah. Jika guru sejahtera, kualitas pengajaran diharapkan meningkat," tutur Hetifah.
Kedua, pemerataan kualitas pendidikan melalui pemerataan infrastruktur fisik dan nonfisik. Hal ini diupayakan dengan DAK Fisik dan Non Fisik. Utamanya, Dana BOS yang memberi keleluasaan bagi sekolah untuk memanfaatkan sesuai kebutuhan.
"Ketiga, peningkatan APK/APM melalui beasiswa. Sejauh ini, beasiswa PIP, KIP, hingga UKT sangat membantu. Harus menjangkau lebih banyak," pungkasnya.(OL-11)
Ia menilai Kemendagri sebagai lembaga pembina pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan Pemda setempat yang memiliki perlintasan sebidang.
Politisi Fraksi PKS ini mengatakan percepatan pembangunan infrastruktur fisik perkeretaapian di kawasan aglomerasi penting dilakukan.
DPR RI mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.
Selain aspek keuangan, Doli menekankan pentingnya pembaruan sistem kaderisasi partai agar lebih terstruktur dan berorientasi pada kebutuhan publik.
Partai politik telah memiliki aturan main sendiri yang tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
penilaian lembaga internasional JP Morgan yang menempatkan Indonesia pada posisi atas dalam ketahanan energi mencerminkan bahwa fondasi kebijakan yang dibangun pemerintah sudah tepat.
Jelajahi lorong waktu "From Past to Fast" di COMPASS 3.0. Simak wujud nyata inovasi teknologi Kurikulum Merdeka
DI tengah perubahan sistem pendidikan yang kerap berganti mengikuti dinamika kebijakan pemerintah, Kurikulum Merdeka tetap menonjolkan kelebihan yang tak lekang oleh waktu: kolaborasi.
Anggota Komisi X DPR Sofyan Tan mengingatkan pemerintah untuk mengubah kurikulum pendidikan. Hal itu menyusul adanya isu akan digantinya Merdeka Belajar.
Abdul Mu'ti akan mendengarkan terlebih dahulu masukan dan aspirasi dari masyarakat terkait kelebihan dan kekurangan tiga kebijakan tersebut sejauh ini.
Pemerintahan baru nanti diharapkan gerak cepat untuk berkoordinasi melakukan evaluasi dan penetapan kurikulum yang tepat dan tetap ke depannya.
Sekolah Al Azhar di bawah naungan Yayasan Waqaf Al Muhajirien menggunakan tiga kurikulum yaitu Kurikulum Al Azhar, Kurikulum Merdeka, dan Kurikulum Cambridge.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved