Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melakukan road show di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah.
Tujuannya, mengecek kesiapan instrumen peringatan dini gempa bumi dan tsunami di wilayah selatan Pulau Jawa tersebut. Terdapat lima titik shelter alat yang dilakukan pengecekan.
Rinciannya, Shelter Seismograf Kawasan Candi Abang Sleman, Shelter Wanagama UGM, Shelter Seismograf Gedangsari, Shelter SBJM Sanden Bantul dan Shelter MKJM Manisrenggo Klaten Jawa Tengah.
"Peninjauan dan pengecekan ini rutin dilakukan sebagai langkah preventif maintenance sistem informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami," ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam keterangannya, Kamis (11/5).
Baca juga: BMKG Identifikasi Peningkatan Curah Hujan Saat Arus Mudik
Dwikorita menyebut wilayah pesisir selatan Jawa merupakan wilayah rawan bencana gempa dan tsunami. Dalam hal ini, akibat pergerakan lempeng tektonik Indo-Australia dan Eurasia.
Menurutnya, pengecekan seluruh alat dan instrumen peringatan dini menjadi kewajiban yang harus dilakukan, karena menyangkut keselamatan rakyat.
"Ini bagian dari ikhtiar dan komitmen BMKG dalam mewujudkan zero victim. Kami berupaya menyajikan informasi yang bukan sekedar cepat, tapi juga tepat dan akurat," pungkasnya.
Baca juga: BRIN Rancang 9 Penelitian untuk Penyakit Hepatitis Akut Misterius
BMKG juga menerapkan budaya kerja yang siaga, antisipatif, responsif dan adaptif. Mengingat, bencana alam adalah musibah yang tidak dapat diprediksi dan bisa terjadi kapan saja.
"Kami terus berpacu dengan waktu untuk menekan seminimal mungkin risiko dan kerugian yang mungkin terjadi," tutur Dwikorita.
Harapannya, seluruh masyarakat Indonesia senantiasa siaga dan tidak gagap dalam menghadapi bencana berikut dampaknya. Secara sadar, masyarakat dapat melakukan antisipasi lebih dini dan beradaptasi ketika menghadapi bencana.(OL-11)
Untuk mengantisipasi tsunami, Indonesia mengimplementasikan Sistem Peringatan Dini Tsunami (INA-TEWS), yang memberikan informasi cepat kepada masyarakat untuk mitigasi bencana.
PacWave24 bertujuan untuk menguji sistem peringatan dini gempabumi dan tsunami.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan tsunami dari gempa magnitudo 7,3 Mentawai-Siberut teramati setinggi 11 cm, pada Selasa (25/3) dini hari.
Berdasarkan hasil riset BRIN, perawatan alat pendeteksi tsunami, khususnya Ina-Buoy, ternyata membutuhkan biaya yang besar.
Terkait anggaran perbaikan buoy, Wapres menyebut, semestinya tidak menjadi masalah karena dapat dilakukan secara bertahap.
Gempa Maluku M 7,9 berpotensi tsunami. Namun hasil pemodelan tsunami dengan parameter update (Mw 7,5), tidak menunjukkan adanya potensi tsunami.
Gempa M 6,2 mengguncang Hokkaido, Jepang, Senin (27/4/2026) pagi. JMA melaporkan tidak ada potensi tsunami dan kondisi PLTN Tomari terpantau aman.
Simulasi kesiapsiagaan bencana di Stikes Dhamra Husada, Bandung, Jawa Barat.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,3 mengguncang wilayah Kabupaten Sarmi pada Selasa (21/4) dini hari pukul 01.47 WIB.
Kemlu RI pastikan kondisi WNI usai gempa M 7,4 dan ancaman tsunami di Jepang Utara. Simak hotline darurat KBRI Tokyo dan situasi terkini di Aomori-Iwate.
Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI melalui KBRI Tokyo menyatakan telah menerima informasi terkait peringatan tsunami yang berlaku di Prefektur Aomori, Iwate, dan sebagian Hokkaido
GEMPA bumi berkekuatan besar mengguncang lepas pantai utara Jepang, Senin (20/4). Perdana Menteri Sanae Takaichi membentuk tim tugas darurat, simak fakta-fakta gempa jepang hari ini
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved