Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BIANG keringat menjadi masalah kulit yang lumrah ditemui di wilayah beriklim tropis. Dilansir dari situs Halodoc, biang keringat atau disebut juga miliaria adalah ruam kecil dengan warna kemerahan yang menyebabkan gatal dan perih pada kulit.
Masalah kesehatan yang turut dikenal dengan ruam panas tersebut memang lebih berisiko terjadi pada bayi, tetapi tidak menutup kemungkinan terjadi pula pada orang dewasa. Ada sejumlah faktor yang diyakini bisa meningkatkan risiko munculnya biang keringat.
Antara lain iklim tropis, kepanasan, melakukan aktivitas fisik tertentu yang mengeluarkan banyak keringat, kelenjar keringat yang belum berkembang, hingga berat badan berlebih.
Adapun gejala dari biang keringat di antaranya (1) munculnya bintik kecil berwarna kemerahan, terlebih pada bagian tubuh yang sering berkeringat, serta (2) rasa perih dan gatal pada ruam.
Gejala tersebut bisa muncul pada semua bagian tubuh dan menyerang tanpa memandang usia. Meski begitu, bayi dan anak-anak memang lebih rentan mengalaminya.
Ada sejumlah kiat untuk pengobatan biang keringat. Berikut beberapa di antaranya, dilansir dari Alodokter.
Pertama, mengompres bagian yang mengalami ruam dengan kain lembap atau es batuselama tidak lebih dari 20 menit setiap jam.
Baca juga : Banyak Pasien Covid-19 Meninggal dengan Komorbid, Warga Diminta Segera Lengkapi Vaksinasi
Kedua, membersihkan bagian yang mengalami ruam dengan air mengalir dan sabun yang lembut.
Ketiga, menaburkan bedak talek pada bagian yang mengalami ruam untuk mengurangi rasa tidak nyaman di kulit.
Keempat, menjaga kulit tetap dingin, misalnya dengan berendam dan mandi.
Kelima, menghindari cuaca panas dan tempat yang lembap, seperti berada lebih lama dalam ruangan yang sejuk, atau menggunakan kipas angin.
Keenam, meminum banyak cairan agar terhindar dari dehidrasi.
Ketujuh, memakai pakaian longgar sehingga tidak menghambat pengeluaran keringat. (OL-7)
Produksi dahak yang minim pada lansia serta penggunaan antibiotik yang luas sebelum diagnosis sering kali menghambat identifikasi agen penyebab.
Profesor dari Indiana University, Gabriel Filippelli, mengungkapkan bahwa terdapat bukti dengan menggunakan sepatu di dalam rumah dapat meningkatkan penyebaran kuman di rumah.
BGN selidiki dugaan keracunan 7 warga di Nabire usai konsumsi Makan Bergizi Gratis. Sampel dikirim ke Jayapura, SOP dapur diperketat.
PENELITI Universitas Airlangga, Suryani Dyah Astuti dan Sari Luthfiyah, melakukan uji coba terhadap ekstrak kulit buah manggis
Ilmuwan Aarhus University menemukan dua asam amino penentu yang membuat tanaman membuka pintu bagi bakteri pengikat nitrogen.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Studi Herbalife mengungkap 88 persen konsumen Indonesia rutin konsumsi suplemen, namun banyak yang belum memahami dosis aman dan risiko interaksi obat.
Untuk mengatasi ketersediaan obat, strategi pertama adalah bagaimana menyediakan substitusinya.
Spesialis Paru RSPI Sulianti Saroso ingatkan pasien TB untuk konsisten minum obat guna membunuh kuman dorman dan mencegah resistensi obat yang berbahaya.
Pasien tuberkulosis disarankan segera berkonsultasi dengan dokter jika merasakan gejala ringan agar dapat diberikan penanganan yang tepat.
Sebagai obat pereda nyeri (analgesik), penggunaan tramadol wajib berada di bawah pengawasan tenaga medis.
Pengguna sering kali mengincar efek instan Tramadol berupa tubuh yang terasa lebih segar, peningkatan energi, hingga lonjakan suasana hati (mood) dan rasa percaya diri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved