Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) Prof. Dr. Sri Rezeki Hadinegoro mengatakan proses pemberian vaksin covid-19 untuk lansia sama dengan kelompok umur yang lain.
"Kalau kita lihat imunisasi pada lansia dibandingkan dengan kelompok umur yang lain, sebetulnya tidak ada bedanya, hampir sama," katanya dalam acara daring bertajuk "Mengapa Kelompok Rentan Perlu Segera Vaksin Covid-19?" yang diikuti di Jakarta, Kamis (10/3) malam.
Meskipun demikian, dia menjelaskan ada kemungkinan respons imun lansia terhadap vaksin yang diberikan kemungkinan lebih rendah dibandingkan dengan kelompok umur yang lain.
Baca juga: Menjelang Bonus Demografi, Presiden: Indonesia Hanya Punya Waktu 2 Tahun
Baca juga: Kasus Pernikahan Anak Indonesia Peringkat Ketujuh Dunia
"Mungkin antibodi yang terbentuk itu agak lebih rendah dibandingkan dengan kelompok dewasa maupun anak-anak," katanya.
Namun, Sri mengatakan, baik dosis maupun efek samping pascavaksinasi pada lansia secara umum sama seperti pada orang yang berusia lebih muda.
"Kalau secara umum, itu saya kira hampir sama, bagaimana dia harus diberikan dosisnya, kemudian efek samping, itu saya kira hampir sama," katanya.
Pihaknya juga menjelaskan efek samping atau KIPI pada lansia pada umumnya sakit kepala, mual, lesu, atau demam ringan.
Terkait efek samping pada lansia ini, Sri mengatakan belum tentu berasal dari vaksinasi yang dilakukan, tetapi bisa juga akibat dari penyakit komorbid yang sudah diderita sebelumnya.
"Pada lansia ini kan, ya kita semakin tua kan banyak sistem-sistem organ yang sudah menurun sehingga banyak komorbid-nya. Jadi penyakit penyertanya, nah di sini yang kadang-kadang menjadi rancu ya, ini karena memang penyakitnya atau karena vaksinnya," paparnya. (Ant/H-3)
Jangan panik jika jadwal vaksin anak terlewat. Dokter spesialis anak jelaskan prosedur catch-up immunization atau imunisasi kejar untuk lindungi buah hati.
Pendekatan life-course immunization menjadi fokus utama di IVAXCON 2026 untuk memperkuat perlindungan kesehatan dari bayi hingga lansia dan melawan misinformasi.
Dokter spesialis anak dr. Kanya Ayu Sp.A menekankan pentingnya vaksinasi influenza tahunan untuk mencegah pneumonia dan melindungi kelompok rentan.
PAPDI menekankan pentingnya vaksinasi MMR bagi orang dewasa guna mencegah penularan campak yang tinggi dan risiko komplikasi serius.
Dokter spesialis penyakit dalam ingatkan risiko komplikasi campak bagi kelompok rentan seperti ibu hamil dan penderita gangguan imun. Simak penanganannya.
Epidemiolog menekankan pentingnya peningkatan cakupan vaksinasi sebagai langkah utama mengendalikan penyebaran campak dan mencegah risiko KLB.
Pemenuhan gizi tidak bisa disamaratakan bagi setiap orang. Strategi nutrisi yang efektif harus menyesuaikan dengan profil fisik dan usia individu.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Meski tidak ada makanan yang bisa menjadi obat instan, para ahli sepakat bahwa pola makan sehat berperan penting dalam menjaga dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.
Menurutnya, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat harus menjadi kebiasaan sehari-hari anak, baik di rumah maupun di sekolah.
Ibu hamil yang menerima vaksinasi RSV (Respiratory Syncytial Virus) akan merasakan berbagai manfaat, baik bagi kesehatan diri mereka sendiri maupun untuk bayi yang dikandung.
Nanas madu bukan sekadar buah tropis manis yang menyegarkan. Di balik rasanya, terkandung senjata alami yang mampu memperkuat tubuh dan menurunkan risiko kanker.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved