Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Negeri Jakarta (UNJ) meraih rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk pengukuhan guru besar terbanyak. Sepanjang 2019-2021, UNJ tercatat mengukuhkan hingga 30 guru besar dari berbagai fakultas.
Tasyakuran dan penerimaan rekor MURI itu dilakukan di Aula Latief Hendraningrat, Gedung Raden Dewi Sartika Kampus A UNJ, Selasa (21/12). Acara itu dilakukan secara luring dan daring melalui Zoom dan disiarkan lewat kanal youtube EduraTV.
Wakil Rektor II dan penanggungjawab acara, Agus Dudung, menyampaikan dalam laporannya pengukuhan Guru Besar UNJ dilakukan dari tanggal 8 Juni sampai dengan 14 Desember 2021.
"Pada acara pengukuhan guru besar, setiap guru besar yang dikukuhkan masing-masing menyampaikan orasi ilmiah sesuai dengan bidang ilmunya. Dan tidak lupa melalui reviewer yang telah ditentukan senat UNJ," ujar Agus Dudung.
Sementara itu, Henry selaku perwakilan Guru Besar yang dikukuhkan mengatakan bahwa prestasi ini tidak lepas dari nakhodanya Profesor Komarudin, karena pada sejarahnya dari 1964 sampai tahun ini, biasanya tiap tahun hanya ada satu atau dua orang yang dikukuhkan sebagai guru besar.
"Tapi pada Periode 2021 mencapai 30 Guru Besar. Yang pada tahun depan mungkin akan bertambah juga," ungkap Henry.
Ia berharap UNJ akan menjadi universitas unggul dan mempunyai reputasi yang baik di Kawasan Asia maupun dunia. "Semoga dalam perjalanan UNJ betul-betul dapat menorehkan menjadi universitas yang bereputasi di Kawasan Asia bahkan di dunia," kata Henry.
Baca juga : Bantu Persiapan Siswa Hadapi UTBK 2022, Pahamify Gelar Webinar Motivasi dan TryOut Akbar
Ketua Senat UNJ Hafid Abas menyebutkan, rekor MURI itu merupakan hari bersejarah bagi UNJ. Karena di penghujung tahun UNJ memberi kado istimewa dengan adanya rekor muri untuk pengukuhan guru besar terbanyak.
Di antara yang telah diusulkan terdapat 61 orang, 30 orang masih menunggu proses, dan 31 sudah turun. Bukan tidak mungkin UNJ akan memiliki 100 Guru Besar.
"Kita juga patut mensyukuri bahwa UNJ masuk ke dalam peringkat ke-3 untuk HKI berada setelah Universitas Brawijaya dan Universitas Gajah Mada," ujar Hafid.
Rektor UNJ Komarudin menyampaikan kterima kasih karena dari MURI berkenan dan bersedia mencatatkan rekor ini, karena rekor sebelumnya dipegang UNILA.
"30 Guru Besar adalah masa diterbitkan dalam tiga tahun, dan sebenarnya ada 31 guru besar. Dikarenakan berhalangan jadi yang sempat dikukuhkan baru 30 Guru Besar, dari 2019-2021. rinciannya tiga orang pada 2019, 17 orang pada 2020, dan 11 orang pada 2021. Dan dikukuhkan dalam satu rangkaian pada tahun 2021," ujarnya.
"Harapan kita adalah untuk semua bidang dan aspek kita mempunyai prestasi yang bagus, apalagi kita menuju PTN-BH," pungkas Komarudin. (RO/OL-7)
President University mengukuhkan tiga Guru Besar baru: Prof. Anton Wachidin, Prof. Erwin Sitompul, dan Prof. Jhanghiz Syahrivar untuk perkuat riset nasional.
BINUS University mengukuhkan Prof. Rindang Widuri sebagai Guru Besar. Ia memperkenalkan konsep Audit 5.0 yang memadukan kecerdasan buatan dan nurani manusia.
Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/Al) dan meningkatnya tekanan isu lingkungan kini mulai mengubah wajah dunia teknik sipil.
Universitas Mercu Buana (UMB) mengukuhkan dua Guru Besar perempuan tepat di Hari Kartini, simbol emansipasi dan kepemimpinan intelektual perempuan.
Universitas Pelita Harapan (UPH) mengukuhkan lima guru besar baru untuk memperkuat kontribusi akademik dalam menjawab tantangan strategis nasional.
Prof. Tanty Oktavia memaparkan pentingnya kolaborasi Human-AI dalam orasi ilmiahnya di BINUS University. Fokus pada sistem cerdas yang berorientasi manusia.
Atas dasar masukan dari tingkat fakultas, BEM UNJ memutuskan untuk tidak lagi aktif secara struktural dalam BEM SI Rakyat Bangkit.
Prodi S2 dan S3 FEB UNJ tidak hanya menawarkan pendidikan berkualitas, tetapi juga pengalaman akademik yang membangun jejaring profesional.
BELUM lama ini, Kemendikti-Saintek secara resmi meluncurkan Dikti-Saintek Berdampak.
Kerja sama ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam penguatan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
UNJ menggelar wisuda di GOR UNJ untuk memperkenalkan kepada publik keberadaan fasilitas UNJ yang berstandar Internasional.
. Status PTNBH mencerminkan kesiapan UNJ untuk berkontribusi nyata dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved