Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan situasi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih mendominasi di wilayah Sumatra, Kalimantan, dan pulau Jawa pada Jumat (12/11).
Dilansir dari laman www.bmkg.go.id, daerah pertemuan angin atau konvergensi yang mendukung peningkatan aktivitas pertumbuhan hujan diperkirakan terdapat di pesisir Timur Sumatera Utara, pesisir Barat Lampung, pesisir Utara Kalimantan Barat dan Selat Malaka yang memanjang hingga Sulawesi Tengah dan Tenggara di sepanjang Pulau Timur Papua Barat, dan Papua.
BMKG mengimbau masyarakat untuk waspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang diperkirakan terjadi di Aceh, Sumatra Utara, Riau, Kepulauan Riau, Lampung.
Kondisi serupa diprakirakan juga melanda daerah di Pulau Jawa seperti Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur.
Potensi hujan lebat juga diprakirakan melanda sebagian besar Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua.
Wilayah yang berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang disertai kilat atau petir dan angin kencang diperkirakan terdapat di wilayah Sumatra Barat, Jambi, Sumatra Selatan, DKI Jakarta, dan Bali.
Sejumlah wilayah ibu kota provinsi yang diprakirakan berawan hingga cerah, di antaranya Bengkulu, Pangkal Pinang, Jayapura, Pekan Baru, Padang, dan Palembang.
Sementara situasi suhu di kota besar rata-rata berkisar antara 22 hingga 35 derajat celsius dengan tingkat kelembapan antara 55 hingga 100 persen. (Ant/OL-12)
BMKG memprediksi hujan masih melanda Indonesia hingga 27 April 2026, dari ringan hingga lebat disertai angin kencang. Waspadai potensi banjir dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah.
Pakar IPB menjelaskan fenomena El Nino Godzilla, penyebab hujan di masa pancaroba, dan prediksi kemarau panjang selama enam bulan di Indonesia.
Jakarta ditetapkan masuk dalam kategori Siaga akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu gangguan aktivitas masyarakat serta risiko bencana hidrometeorologi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku
BMKG menghimbau peningkatan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Kupang, Rote Ndao, Alor, dan Mamuju.
Terpantau Siklon Tropis Nuri yang sedang aktif di Samudra Pasifik bagian utara Papua. Fenomena ini menyebabkan belokan dan perlambatan angin di sekitar wilayah Maluku Utara.
Menjelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
BMKG memprakirakan seluruh wilayah Jakarta akan diguyur hujan pada Rabu sore. Waspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti genangan dan luapan air.
BMKG mengingatkan potensi hujan lebat disertai petir pada siang-sore hingga awal Mei 2026, di tengah suhu panas yang bisa tembus 37°C di sejumlah wilayah.
BMKG memprakirakan Jakarta akan diguyur hujan ringan pada Selasa (28/4). Simak rincian cuaca, suhu, dan kecepatan angin selengkapnya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved